Simposium Regional Pengembang Teknologi Pembelajaran dengan tema “Pengembangan Keprofesian Berkelajutan” telah berjalan dengan sukses pada tanggal 29-31 Maret 2017 di Hotel Menara Peninsula Slipi Jakarta.  Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom) sebagai instansi pembina Jabfung PTP mengadakan Simposium Regional PTP dengan tujuan sebagai wadah pertukaran pengetahuan dan berbagi pengalaman antar pakar dan praktisi dengan ASN jabfung PTP di lapangan.

Acara yang dibuka oleh Medikbud Bp. Muhadjir Effendy diawali dengan penampilan dari anak-anak SLB Negeri 7 Jakarta. Dalam arahannya, Mendikbud menghimbau agar PTP juga dapat mengembangkan alat bantu belajar untuk anak-anak berkebutuhan khusus.

“Menurut data baru 12% anak-anak disable yang mendapat fasilitas belajar sesuai, masih ada 88% lainnya yang menjadi pekerjaan rumah bersama,” ujar Mendikbud. “PTP harus selalu mengasah kemampuan untuk membangun fasilitas yang menolong dan membantu untuk belajar”.

Sekretaris Jenderal Kemendikbud, Didik Suhardi, dalam laporannya juga menyampaikan bahwa simposium ini diharapkan dapat mengoptimalisasi jabfung PTP, “Terkait dengan pembelajaran yang semakin dibutuhkan, anak-anak dapat belajar tidak hanya dari guru tapi juga dari pembelajaran yang dikembangkan oleh PTP,” tuturnya.

Dalam acara yang berlangsung selama 3 hari, hadir sebagai narasumber beberapa pejabat terkait dengan pengembangan profesi PNS, pakar dan praktisi baik dari instansi lingkungan Kemendikbud, Dewan TIK Nasional (Wantiknas), maupun dari perusahaan swasta yang bergerak di bidang pengembangan teknologi.

Dari pantauan saya sebagai salah satu peserta dapat saya berikan beberapa catatan tentang penyelenggaran Simposium PTP tahun 2017 antara lain :

  1. Secara umum pelaksanaan simposium PTP tahun 2017 berjalan dengan baik dan lancar dengan kekurangan yang masih sangat manusiawi dan wajar untuk event tingkat nasional.
  2. Animo para peserta terlihat sangat antusias hal ini dapat dilihat dari meja peserta yang selalu penuh dan hanya beberapa orang peserta yang tidak bisa hadir karena keperluan tugas yang tidak bisa ditinggalkan.
  3. Tempat dan penginapan peserta simposium sangat representatif dan sangat nyaman bagi peserta.
  4. Panitia simposium cukup sigap dan cekatan dalam persiapan dan pelaksanaan simposium.
  5. Materi simposium sangat menarik terutama yang terkait dengan pengembangan karir dan permsalahan ke PTP an
  6. Pemateri cukup bagus dan mampu memberikan wawasan kepada peserta tentang pengembang teknologi pembelajaran.
  7. Beberapa pamateri / narasumber kurang dapat memberikan greget / semangat karena penyampain yang kurang semangat dan kurang atraktif, walaupun sebetulnya materi yang disampaikan cukup menarik.
  8. Banyak pemateri yang tidak bisa memberikan inforamsi sejelas-jelasnya kepada peserta karena keterbatasan waktu.
  9. Karena terbatasnya waktu dan banyaknya materi yang harus disampaikan mengakibatkan kesempatan tanya jawab interaktif menjadi sangat sedikit.
  10. Panitia cukup bijaksana dengan menampung semua pertanyaan peserta melalui jalur online di gg.gg/simposium2017.
  11. Ada ratuasan pertanyaan (tiap sesi rata-rata 30-50 pertanyaan) yang ditampung dalam forum simposium tersebut dan hanya sebagian kecil yang dijawab, sisanya tidak direspon sama sekali.

Saran untuk penyelenggaran simposium berikutnya :

  1. Kalau bisa simposium diselenggarakan rutin tiap tahun.
  2. Peserta dari PTP perlu ditambah kuotanya.
  3. Tempat penyelenggaraan sekali waktu didakan di daerah.
  4. Panitia simposium melibatkan pengurus APTPI, baik APTPI Pusat maupun Wilayah
  5. Perlu ada tambahan waktu bagi pemateri, terutama materi yang terkait dengan PTP dan pengembangan karir PTP atau proporsional.
  6. Pertanyaan yang ditampung di gg.gg/simposium2017 perlu ditindaklanjuti, mungkin ini bisa menjadi pekerjaan pertama pengurus APTPI pusat untuk menjembatani.

Demikian semoga bermanfaat, silahkan teman-teman PTP memberikan masukan di bawah untuk melengkapi.

Berikut daftar pertanyaan selama berlangsungnya simposium. Dari banyaknya pertanyaan ini perlu adanya respon dari lembaga pembina untuk mengindentifikasi kebutuhan PTP ke depan.

Substansi PTP

Tim Penilai PTP

 

  1. sapar – Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan dan Kebudayaan

Pola pembinaan PTP, mungkinkah dapat seperti fungsional seorang guru. Dimana, dalam perolehan angka kredit tidak ada ada sanksi yang berupa diperhentikan sementara dari jabatannya sebagai PTP. Mohon, kami diberi pencerahan, minimal kami tidak dihantui oleh perasaan tersebut, sebagaimana fungsional guru tidak mengenal batas dalam mengumpulkan DUPAK

  1. Prof. Dr. Haryono, M. Psi. – Unnes

PTP sebagai jabatan fungsional yang strategis dalam peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah, mitra guru dalam pelaksanaan tugas profesionalnya. Ke depan perlu dikembangkan bagaimana PTP dapat ditempattugaskan di sekolah dengan tugas pokok sebagai penjaminan mutu pembelajaran, pengembang dan pengelola infrastruktur pembelajaran, serta sebagai pengembang sumber daya pendidikan sekolah. Tugas pokok PTP dapat dikembangkan dan dirumuskan secara lebih spesifik dan tidak tumpang tindih dengan tugas pokok guru.

  1. Nanang Basir Umkabu, S.T. – LPMP Papua Barat

Apa saja substansi paling pokok dari PTP dan kerangkanya seperti apa? Bagaimana penilaian terhadap “produk” ptp dilakukan, faktor apa saja yg perlu dioerhartikan dalam penilaian tsb?

  1. SIYAMTA – P4TK BOE MALANG

Tentang Pengajuan DUPAK PTP dan HASILNYA ======================================= 1. Bolehkah kami sebagai PTP mengetahui feedback unsur mana yang diakui (laku dinilai) dan unsur mana yang tidak laku untuk dinilai? 2. Perlu dilakukan Sosialisasi/Diklat/Workshop/BIMTEK tentang “TIP dan TRIK” agar DUPAK yang diajukan oleh PTP banyak yang diakui (LAKU). 3. Persyaratan apa saja yang harus dilengkapi ketika Ingin Menjadi TIM Penilai DUPAK, karena dengan cara menilai DUPAK PTP, maka otomatis sekaligus “Belajar” tentang bagaimana cara “Menyusun dan Mengajukan DUPAK yang BAIK dan BENAR”, serta “Bernilai Tinggi/Maksimal”. ====================== Terimakasih Atas Jawabannya.

  1. Sri Murwati – LPMP Banten

seberapa lamakah perbaikan SK HAPAK jika terdapat SK yang salah TMTnya.? Apakah berkas pengajuan dupak dari orang yang mengajukan dupak dapat dipastikan tidak ada berkas yang hilang saat dilakukan penilaian? apakah boleh pengaju dupak minta lampiran catatan penilaian dari point-point yang diajukan untuk meyakinkan bahwa tidak ada berkas yang tidak dinilai/tercecer?

  1. Aritta Megadomani – PPPPTK IPA

Bagaimana ketentuan kriterianya dalam dupak agar mendapatkan angka kredit yg baik?Adakah standar minimal untuk Cara pembuatan?Bisakah saat diberikan hasil angka kredit yg diperoleh dilampirkan bagian yg dinilainya,baik yg diterima dan yg ditolak, supaya saat mndupak selanjutnya bisa memperbaiki kesalahan. Terima kasih

  1. Hamzah Hippy,ST.MT – LPMP Gorontalo

saran buat Tim penilai PTP hasil penilaian Hapak PTP di lampirkan nilai yang tdk diterima dalam penilaian dupak periode kemarin 🙂

  1. Ngatifudin Firdaus – Balai Tekkomdik DIY

Kapan diadakan lagi diklat fungsional PTP? Peta jabatan dan formasi di instansi sy sudah ada (Balai Tekkomdik DIY) tp krn blm ikut diklat fungsional jadi belum bisa apa-apa, kami sudah mengirimkan surat permohonan untuk mengikuti diklat, Matur nuwun atas jawabannya.

  1. Sitti Hajrah – LPMP Sulawesi Selatan

Apakah Mengikuti diklat online oleh seamolec bisa dihitung kreditnya?

  1. Rusva R,S.Kom.,M.Pd – LPMP DKI JAKARTA

Kenapa diklat seamolec tidak diakui dalam penilaian angka kredit

  1. Trina Kartika Asih – PPPPTKIPA

Untuk e-Dupak, bagaimana registrasinya?

  1. Diana Sari Dj – LPMP LAMPUNG

Apakah tim penilai sudah mewakili dari setiap jenis instansi yang memiliki PTP?

  1. Cecilia Yuliana – LPMP Lampung

Apakah perbedaan mendasar antara bimbingan tenaga dalam pemanfaatan media/model dengan layanan konsultasi? Supaya kami tidak salah mengajukkan suatu kegiatan pembimbingan/ layanan konsultasi. Nb: pertanyaan ini saya tanya di bagian dupak, tapi sepertinya lebih tepat dibahasan ini. Maaf dobel post jadinya

  1. Ahmad Syukron Surur – UPI

Pembelajaran yang komplek itu seperti apa?

  1. Aritta Megadomani – PPPPTK IPA

Ingin lebih mrndalami Cara mem dupak? Apakah bisa mengikuti bimtek Dan mengetahui standard cara membuat karya u dupak?

  1. Diah Haerani – Dinas Pendidikan Kota Depok

Apakah sdh ada sosialisasi penggunaan dupak ini secara detail di daerah tingkat kota dan kabupaten?

  1. Yulia isratul aini – LPMP BENGKULU

Sudah bebrapa kali kirim dupak angka kreditnya sedikit srkali, jd bingung mau ngusul berikutnya was2 gak keterima

  1. Sri Lestari, S.Pd., M.Sn. – PPPPTK Seni dan Budaya Yogyakarta

Ingin lebih mendalami dan ingin lebih mengetahui bentuk-bentuk media dan cara membuat media pembelajaran yg lebih kreatif lebih bervariasi sehingga menarik bagi peserta didik

  1. Milda Metia.S.Pt. – Universitas Andalas

Mohon untuk dupak diajukan ada konfirmasinya ada tim refiwer drpustekkom tentan ak yg diajukan untuk perbaikan

  1. ali winata – lpmp banten

bagaimana tupoksi ptp agar dapat diselaraskan dengan WI ?

  1. Nova Sulasmianti – LPMP BENGKULU

Terkait sebagian usulan DUPAK kami yang belum diakui, apakah kami boleh mendapatkan catatan penilaian DUPAK agar kami dapat mengetahui mana komponen yang diterima dan mana yang belum diterima. terima kasih

  1. Nova Sulasmianti – LPMP BENGKULU

Terkait masih terbatasnya kemampuan saya sebagai PTP pertama dalam pemenuhan tugas utama sebagai PTP, mohon bimbingan dari Pustekkom mungkin dalam bentuk pelatihan OL dalam hal melakukan analisis kebutuhan, perancangan sistem, dan pembuatan media pembelajaran.

  1. Nofri Dodi – Universitas Andalas

Esensinya keberadaan PTP adalah untuk memberikan kemudahan kepada siapa saja untuk belajar. Dimana ada pembelajaran disitu seharusnya ada PTP. Namun implementasinya dilapangan keberadaan PTP ini dianggap oleh sebagian orang mengalami “overlapping” dengan JF fungsional yang lain, seperti Guru dan Dosen. Apa dan bagaimana seharusnya yang harus dilakukan oleh PTP dalam meng”clear”kan permasalahan ini, kemudian sudah sejauh mana peran dan fungsi dari instansi pembina PTP untuk mensosialisasikan JF PTP ini ke instansi, kementerian dan lembaga lainnya yang sudah atau belum memiliki keberadaan pejabat fungsional PTP ditempatnya.

  1. Edi Purnomo – BPMTPK

Bagaimana strategi yg perlu dilakukan agar semua penilai mempunyai frame yang sama dalam memandang subtansi laporan dupak sehingga dalam menilai memiliki standar yang sama?

 Administrasi dan tata cara pengumpulan DUPAK

Sekretariat PTP

 

  1. Hippy,ST.MT – LPMP Gorontalo

Kapan kami LPMP di jadwalkan untuk Bimtek dan sosialisasi pemanfaatan DUPAKE bagi PTP dan Pimpinan di berbagai unit.

  1. Djarwoko – BPMTPK

Apakah dokumen yg digunakan sebagai dasar penilaian dupak oleh tim penilai? Jika terkait dengan kualitas, Bagaimanakah rubrik penilaian/ kriteria kualitas yg harus dipenuhi selain kerangka yg disajikan dalam juknis? Mohon diinfokan dan disosialisasikan agar penilaian yg dilakukan lebih fair. Terima kasih.

  1. Wahyu Purnomo – PPPPTK BOE Malang

Usul: perlu dibuat format surat tugas dan laporan/bukti fisik yang baku. Kalau saya bandingkan dengan jabfung WidyaIswara mereka sudah ada format terkait srt tugas dan bukti fisik. Sehingga dipenilain dupak lebih ke konten bukan administratif. Karena sy sering alami dupak yg kami kirim, hasil penilaian tidak berhasil/dapat karena secara administratif tidak sesuai

  1. Hamzah Hippy,ST.MT – LPMP Gorontalo

Bagaimana hasil uji petik PTP di LPMP ??

  1. Nova Sulasmianti – LPMP BENGKULU

Mohon info terkait bukti fisik (seperti laporan, rancangan naskah, dll) yang akan dikirim saat eDupak, apakah harus disertai dengan lembar pengesahan dan diketahui atasan langsung juga?

  1. Milda Metia.S.Pt. – Universitas Andalas

Didalam penilai dupake berapa orang yg menilai dupak ini kalau dapat ada aturan baku dl penilian supaya tidak dirugikan dalam memperoleh ak

  1. inanda mora – pustekkom

Sesuai dengan Pasal 18 ayat 2 Permenpan nomor 2 tahun 2009, susunan keanggotaan tim penilai, terdiri dari, Ketua, Wakil ketua, sekretaris yang merangkap anggota dari unsur kepegawaian, dan paling KURANG 4 orang anggota. untuk tatacara penilaian DUPAKE panduannya sudah kami bagikan bersamaan dengan Souvenir simposium JF PTP 2017 lainnya.

  1. Syafniwati.AR. SH – Universitas Andalas

Dalam penilai dupak ini poin angka kredit nya kok kecil sekali

  1. inanda mora – pustekkom

angka kredit yang tertuang dalam Permenpan nomor 2 tahun 2009 merupakan hasil bagi uji beban yang dilakukan pada tahun 2008 dengan konstanta setiap jenjangnya. kami informasikan saat ini Permenpan tersebut dalam proses revisi, semoga hasilnya lebih baik.

  1. David B. Sianipar, M.T. – LPMP SUMATERA UTARA

Apakah Pimpinan Institusi/Lembaga sudah mengetahui DUPAKe? Sepertinya ptp tetap aktif menanyakan pimpinan atau rajin-rajin mengingatkan, semoga pimpinan tidak merasa terganggu apabila ia mempunyai banyak kerjaan yang lain.

  1. inanda mora – pustekkom

Pustekkom sebagai instansi Pembina akan melakukan sosialisasi pemanfaatan DUPAKE bagi PTP dan Pimpinan di berbagai unit.

  1. Cecilia Yuliana – LPMP Lampung

Apakah perbedaan mendasar antara bimbingan tenaga dalam pemanfaatan media/model dengan layanan konsultasi? Supaya kami tidak salah mengajukkan suatu kegiatan pembimbingan/ layanan konsultasi.

  1. Aritta Megadomani – PPPPTK IPA

Apakah dapat mempunyai format standard untuk pembuatan naskah dan lainnya untuk dupak?Karena saat mendupak Masih bingung dengan formatnya

  1. Diana Sari Dj – LPMP LAMPUNG

Adakah format standar untuk surat tugas dan surat keterangan baku dlm pengajuan angka kredit?

  1. Edi Purnomo – BPMTPK

Apakah memungkinkan di Dupake dimunculkan histori hasil penilaian? Sehingga pengirim tau item mana yg ternilai dan mana yg tidak. Apalagi jika hasil penilai 1 dan 2 bisa dimunculkan akan tambah ????????

  1. Niez – Pstk jakarta

Yth. Sekretariat PTP Untuk pengajuan dupak online…bagaimana kita mendapatkan informasi HPAKnya?apakah via online juga atau manual atau keduanya? terimakasih

  1. Subijanto – BPMTPK

Selama ini blm ada pembekalan untk pejabat atasan lsg PTP ttg apa yg hrs dilakukan ybs…..? Apa hny mengecek kelengkapan berkas kemudian di submit atau ikut mengoreksi seriap tulisan laporan hasil teman2 PTP ?

  1. Diah Haerani – Dinas Pendidikan Kota Depok

Apakah edupak ini sdh bisa digunakan diseluruh daerah di Indonesia, maksudnya sdhkah diberlakukan di seluruh dinas terkait kepegawaian di setiap daerah sampai tingkat kota/kabupaten?

  1. Mi’radiyah – LPMP Sulawesi Selatan

Siapa yang menjadi atasan langsung calon ptp? Apakah atasan langsung yang sekarang pada saat kai masih berstatus fungsional umum?

  1. Margono – LPPM UNS

Sekedar masukan… apa eDUPAK sdh difasilitasi alasan penolakan dr sbuah pengajuan DUPAK??

  1. Mi’radiyah – LPMP Sulawesi Selatan

Berkas jika sudah dalam bentuk file mudah sekali untuk dicopy paste oleh siapa saja. Bagaimana cara penilai melihat bahwa dupak e yang dikirim bukan copy paste milik orang lain? Saya kira dupak e sangat rentan terinfeksi berkas palsu

  1. sapar – Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan dan Kebudayaan

Bila benar PermenPan yang akan turun pertengahan Juli 2017 akan mendongkrak nilai. Kenapa revisinya tidak dulu-2, sehingga bagi kami yang Impassing 2011, per 11 Februari 2011, selama empat tahun lebih berjuang dengan nilai yang sangat sulit untuk bisa naik pangkat seperti yg diharapkan. Lalu, bagaimana dengan nasib kami yang dalam catatan sebagai “kelinci percobaan”, berjuang dalam kurun waktu tersebut mati2 – an untuk mengumpulkan nilai. Mungkinkan PermenPAN tersebut berlaku surut, atau ada kebijakan lain yang bisa mengobat dalam empat tahun sebelumnya tersebut agar bisa terselamatkan

  1. ali winata – lpmp banten

dupak online kapan pelatihannya ke kita ?

  1. Silvi Hevria – LPMP SUMBAR

setiap pengiriman hapak ke PTP, hendaknya melampirkan catatan penilaian dari tim penilai angka kredit.

  1. santy arbi a mappe – lpmp sulawesi selatan

Kami memohon kiranya saat pemeriksaan dupak, tiap berkas diberikan kode khusus sehingga saat berkas tersebut ada yang tidak memenuhi syarat kita bisa tahu yang mana dan bagaian mana nya yang kurang agar ke depan kami dapat memperbaikinya. Hal ini mungkin akan dapat menjadi bahan pembelajaran kami ke depannya. Terima kasih

  1. Yulia isratul aini – LPMP BENGKULU

Hasil yg diharapkan dari usul angka kreditnya masih jauh dari yg diharapkan diperoleh, jadi bingung mau ngusulin apa ketetima atau enggak

  1. Nofri Dodi – Universitas Andalas

Banyak diantara kami (pejabat fungsional PTP) yang masih belum paham dan memahami dalam penilaian kredit (cum) yang kami ajukan, walaupun dalam pengajuan DUPAK tersebut kami sudah mengacu dan berpedoman pada JUKLAK dan JUKNIS yang sudah diberikan. Namun pada saat penangajuan DUPAK, sering kali kami menerima hasil penilaian yang tidak maksimal sesuai dengan apa yang kami ajukan/usulkan. Mohon pencerahan dan penjelasannya, kenapa hal tersebut sering kali terjadi !

 Arah Kebijakan Pembinaan ASN dan Jabatan Fungsional

Tim Menpan RB & BKN

  1. Febry Irsiyanto Wahyu Utomo – Universitas Negeri Surabaya

Mohon penjelasan yg pasti tentang keberadaan PTP di kemenristek, memang ada atau tdk

  1. Dr. Hj. Sutiah, M.Pd – UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG

Di PT untuk meningkatkan muru pembelajaran dibutuhkan tenaga Pengembang Teknologi Pbelajaran. Sehingga ada yg menangani scr profesional. Ada banyak lembaga atau unit yg membutuhkan keahlian dari PTP di PT. Seperti Lab. MICRO TEACHING, Pembekalan Pembelajaran Dosen Muda, Peningkatan mutu Perkuliahan berbasis ICT. Dsb .

  1. saripudin – UPI

Kendala yang kami hadapi selain rendahnya komitmen pimpinan juga koordinasi yg kurang baik antar unit pembina maupun dengan kantor pejabat ptp bernaung,supaya kedepan ada perbaikan langkah-langkah strategis apa yang akan ditempuh baik oleh kemnristek maupun kemendikbud?

  1. Syafrizal,S.Sos.S.Pd – UNP PADANG

Di unp padang pada saat dalam otk mulai 1 januari 2017 ptp tidak ada

  1. Syafrizal,S.Sos.S.Pd – UNP PADANG

Buk kemana ptp yg ada universita dalam otk unp mulai 1 januari 2017 tdk ada jab ptp mohon penjelasan

  1. Hamzah Hippy,ST.MT – LPMP Gorontalo

Bagaimana hasil Uji Petik jabatan PTP di LPMP

  1. Diah Haerani – Dinas Pendidikan Kota Depok

Adakah kebijakan untuk PTP yg merupakan guru terkait sertifikasinya ?

  1. deni teguh imam prayitno – PPPPTK Bisnis dan Pariwisata

bagaimana formasi ideal Jabfung PTP dalam lembaga pendidikan dan pelatihan Satker Kemdikbud?

  1. Nanang Basir Umkabu, S.T. – LPMP Papua Barat

Tugas dan Fungsi serta peran, jabatan fungsional PTP ke depannya sangat penting perannya dan dibutuhkan di tiap daerah. Akan tetapi penempatan jabatan fungsional ptp selalu disesuaikan dengan analisis kebutuhan peta jabatan, juga jumlah SDM yg ada di Satker di daerah seperti di tempat kami LPMP Papua Barat. Apakah ada pola yg tepat utk jabatan fungsional PTP di daerah yg penggunaan TIK nya masih di daerah perkotaan saja yg infrastruktur TIK nya sdh baik, sedang di daerah 3T atau daerah yg belum baik infrastrukturnya ?

  1. sapar – Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan dan Kebudayaan

Assalammu ‘allaikum wr. wb. Lahirn ya Permenpan tentang PTP tidak lepas dari tahapan pengembangan model berdasarkan ADDIE, yaitu Analysis, Design, Develompment, Implementation and Evaluation. Hal tersebut nampak sebagaimana pula dalam juknis dan penjelasan dalam besaran nilainya. Terlepas dari tugas seorang PTP yang bersifat mandiri, tetapi kedudukan PTP di instansi juga diharapkan menopang eksistensi PTP untuk kedepan dalam pembinaannya. Perlu Bapak ketahui, bahwa tusi utama kami (BPMRPK) semua merupakan tusi jabfung PTP sebagaimana dalam Permen PAN No. 2 tahun 2009, dengan menerapkan pola pengembangan model pembelajaran, yang tidak bisa dipungkiri berdasarkan ADDIE. Ironisnya, dalam Permendikbud nomor 54, 55, 56 tahun tahun 2016, yang n.b. ditanda tangani Mendikbud Muhadjir Effendi, bahwa pada 3 (tiga) balai tersebut, khususnya kewenangan seksi perancangan model dan produksi model, kita ambil contoh melakukan penyusunan Garis Besar Isi Media (GBIM) media audio dan radio, (Yogyakarta), video dan televisi (Surabaya), multimedia (Semarang) untuk pendidikan dan kebudayaan adalah kewenangan produksi model. Sementara itu, berdasarkan permenpan, kegiatan tersebut termasuk dalam Design atau Perancangan, dan di tusi ketiga balai tersebut ada seksi Perancangan Model, di mana kewenangan tersebut ada di seksi Produksi Model. dengan tumpah tindih kewenangan, dan masing-masing telah berpayung hukum dengan muncul permendikbud dan permenpan. Maka, dalam kondisi ini akan berdampak disharmnisasi di tingkat Balai, terutama yang terasa di Yogya. Bagaimana saran Bapak akan kesemrawutan dua kebijakan yang belum bersinergi. Mohon Pencerahannya. Terimakasih

  1. Nursaidawaty Arsyad – pmp sulawesi selatan

Assalamualaikum… Model impassing tahun ini apakah modelnya sama dengan impassing yang lalu? Jika cptp telah mempunyai hapak apakah boleh mengikuti impassing lagi?

  1. Djarwoko – BPMTPK

Tusi utama instansi kami (BPMTPK) semua merupakan tusi jabfung ptp. Mohon masukan dari Bapak narasumber: a. Apakah semua pegawai di instansi kami (BPMTPK), selain bagian administrasi (TU) diikutkan dalam inpassing jabfung ptp? b. Apakah tidak sebaiknya wadah untuk menampun inpassing jabfung ptp disediakan terlebih dahulu seperti perombakan struktur organisasi (dari struktural ke fungsional), penyediaan kuota jabfung pada urjab, dsb? Terima kasih.

  1. syahrunnazar – LPMP ACEH

Assalamualaikum wr.wb. mohon jelaskan hypermedia manakr yang sesuai dalam pembelajaran bagi guru tingkat SMP

  1. Sunarto – BPMRPK KEMDIKBUD

Peraturan apa yang mengatur tentang peta jabatan?

  1. Manikowati – BPMPK

UU ASN seolah mengisyaratkan bahwa PNS itu nggak ada bedanya dg P3K. Bahkan, ada wacana kalo P3K boleh untuk ikut jabfung. Jika hal ini terjadi, menurut Bapak, apa yg perlu dilakukan oleh pimpinan lembaga/instansi agar PNS tetap mempertahankan dan meningkatkan prestasi kerjanya?

  1. Hendrijete N. Nuda, S. Psi., Psi., MM – LPMP Sulawesi Tengah

Apakah proses pengangkatan jabatan fungsional PTP boleh berasal dari non PNS? Kalau ya, bagaimana prosedurnya?

  1. Ohorella erma – Bpmtpk

Pada permen 26 th 2016 terkait impasing diharapkan selesai des 2018, apakah sebuah lembaga tetap bisa mengikutkan pegawainya mengikuti impasing walau pada kenyataannya pada peta jabatan sdh terlihat bahwa sdh tercukupi lebutuhan jabatan fungsional tertentunya. Apakah tetap diberi kesempatan walau pada akhirnya tidak bisa menempati jabatan itu krn tdk ada kuotanya di peta jabatan.. Berati menjadi semacam SIM sj. Lalu bagaimana dengan kesiapan dlm menghadapi impasing ini apabila mrk yg mengikuti lulus tapi pekerjaan yg ada dilembaganya tidak bisa mencukupi dupaknya. Terimakasih

  1. Dr. Hj. Sutiah, M.Pd – UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG

Dr. Sutiah, M.Pd UIN Malang Bagaimana penilaian kinerja ASN berdasarkan SKP, BKD, dan hubunganya dengan Remunerasi

  1. eni setyawati – p4tk seni dan budaya yogyakarta

Apakah SKP untuk JFT (dalam hal ini adalah PTP) bisa bersifat dinamis, mengingat terkadang ada penugasan dan kegiatan yang dilakukan secara mendadak dan belum direncanakan di awal tahun pada saat penyusunan SKP..? 2. Apakah sudah dibentuk tim PSTK SKP yang memverifikasi SKP yang telah dibuat oleh PTP atau diserahkan kepada unit kerja masing-masing..?

  1. 19. Gusyanti – PPPPTK Seni dan Budaya Yogyakarta

Bagaimana penerapan \pengangkatan JFPTP di setiap lembaga? Dan bagaimana,apkh ada sangsi thd lembaga jika formasi ada-SDM ada, tapi tidak mengangkat JFPTP tsb?

  1. Dr. Hadiyanto, M.Ed. – Universitas Negeri Padang

Masih banyak perguruan tinggi yang tidak mempunyai tenaga PTP. Bagaimana upaya yang dapat dilakukan untuk mengajak Rektor atau pengambil kebijakan di perguruan tinggi untuk mengarahkan agar perguruan tinggi yang bersangkutan memperbanyak PTP? Ini perlu kebijakan nasional.

  1. Ika Kurniawati – Pustekkom Kemdikbud

Apakah pembinaan ASN ini benar-benar mempertimbangkan prestasi maupun kinerja si pemangku jabatan fungsional mengingat iklim bekerja dalam lingkungan pns antara yang berkualitas maupun tidak selama ini diperlakukan sama saja?

  1. Gusyanti – PPPPTK Seni dan Budaya Yogyakarta

Antara DUPAK dan SKP harus sinkron. Untuk pengisian e-skp, realisasi bulanan nerupakan bagian dari data tahunan. Bagaimana menyikapi skp bulana yang tidak dilaksanakan dan kegiatan yang tidak twrcantum tapi dilaksanakan..??

  1. Syafrizal,S.Sos.S.Pd – UNP PADANG

Di bawah mentri Reset pendidikan tinggi tidak ada ptp mulai 1januari 2017 kata dikti

  1. Syafniwati.AR. SH – Universitas Andalas

Apakah fungsiobal PTP yang d peeguruan tinggi ada kemungkinan di hapuskan

 

  1. Arif BS – BPMRP Kemdikbud

Apakah diperbolehkan dalam wadah Pengembang Teknologi pembelajaran ada dua buah organisasi PTP seperti pembentukan APTPI, sedangkan dalam PTP sudah ada IPTPI yang sudah berdiri lama.

  1. Taufiq Rahman, M.Pd – LPMP BANTEN

Kenapa inpasing dibuka lgi, biasanya inspasing itu hanya utuk pengangkatan awal. Apakah karena selama ini JF PTP kurang diminati?

  1. Rusdi – pusdiklat

terkait dg program impasing jabatan fungsional, bagaimana menpan RB & BKN berkoordinasi jika ternyata semua PNS nantinya beralih ke jabatan fungsional yg akhirnya terjadi penumpukan di salah satu jabatan fungsional saja, misalnya sj semua PNS beralih ke PTP?

  1. Mi’radiyah – LPMP Sulawesi Selatan

Seorang calon PTP yang sudah mendapatkan Hasil PAK kemudian kurang puas dengan pangkat jabatan yang diterima, apakah masih bisa mengikuti program impassing agar bisa sesuai dengan pangkat golongannya bila Hasil PAK belum diusulkan?

  1. Syafrizal,S.Sos.S.Pd – UNP PADANG

DI UNP DALAM ATK 2017 PTP Tidak ada Mohon batuan untuk penjelasan

  1. Sri Lestari, S.Pd., M.Sn. – PPPPTK Seni dan Budaya Yogyakarta

Bagaimana membuat kegiatan kegiatan yang bisa di angka kreditkan ?

  1. Hamzah Hippy,ST.MT – LPMP Gorontalo

Apakah JFT PTP ada sangsi jabatan kalau tidak ada progres dupak/hapak atau PAK selama 5 tahun ?

  1. Nofri Dodi – Universitas Andalas

Bagaimana mensinergikan antara SKP JF PTP dengan kegiatan yg akan dilakukan utk DUPAK?

  1. I Gde Wawan Sudatha – Universitas Pendidikan Ganesha

Apakah memungkinkan JF PTP di tingkat satuan pendidikan mulai dari SD hingga SMA?

  1. Afdeldi Putra. S.Pd. M. Pd – LPMP SUMATERA SELATAN

Pertanyaan saya tentang impassing apakah bagi kita yang mau impassing ptp syarat nya sulit….dan waktu nya panjang….terima kasih

  1. Djarwoko – BPMTPK

Tusi utama lembaga kami (BPMTPK) merupakan tusi jabfung ptp. Dengan adanya inpassing dgn jangka waktu hingga desember 2018. a. Mohon masukan, apakah sebaiknya seluruh pagawai BPMTPK selain bagian administrasi (TU) diikutkan dalam inpassing jabfung PTP? b. Apakah formatur dan struktur organisasi tidak perlu diubah terlebih dahulu sebelum pegawainya diikutkan inpassing PTP? Terima kasih

  1. ali winata – lpmp banten

bagaimana Menpan menganalisis kebutuhan PTP di LPMP

  1. cepi riyana – UPI

Apakah dimungkinan kebiajakan Jabatan fungsional PTP juga berlaku di sekolah diberbagai level dan jenjang pendidikan, karena sekolah yang juga sangat memeprlukan jabatan fungsional PTP

  1. Trina Kartika Asih – PPPPTKIPA

Kapan implementasi sistem merit diberlakukan?

  1. ario nugroho – LPMP JAWA TENGAH

konsep yang menarik tentang pola pembinaan karier asn, tetapi ada satu jal yang rawan yaitu terkait analisis kebutuhan jabatan. pada kondisi setimbang tetap akan sulit bagi asn untuk berkembang kariernya sebelum ada yang pensiun

  1. Dr. R. Mursid.ST. M.Pd. – Universitas Negeri Medan

Uji kompetensi merupakan syarat kenaikan jabatan, maka lebih ditekankan pada aspek profesional, kompetensi, sosial, etis, yang mampu memberikan pengembangan SDM yang berkualitas di bidang PTP

  1. Ujang Ahmad Sobandi – PPPPTK Bidang Mesin dan Teknik Industri

Apakah tugas-tugas PTP harus tertuang dalam program kerja lembaga? Jika dibandingkan dengan fungsional lainnya, tugas-tugas/kegiatan yang (akan) dilakukannya harus tertuang dalam program kerja/rencana kerja lembaga (RKAKL)

  1. Rafnis – Universitas Andalas

Kami dr Universitas galau, karena ada dibeberapa Univ. Yg telah mengeluarkan SOTK Bari yg tidak lagi mencantumkan PTP dlm PETA jabatannya. Bagaimana nasib PTP tsb jika diinstitusinya memang tdk ada lagi dalam peta jabatan?

  1. Muzanip Alperi – LPMP Bengkulu

Apakah sudah ada kejelasan tentang peta jabatan yang ada di setiap instansi LPMP?

  1. Anton Kartiwa – PPPPTK Pertanian

Apa yang sebaiknya dilakukan bila ada beberapa dari kami sudah menerima PAK namun peta jabatan untuk kuota pengangkatan PTP baru belum disahkan di Kemenpan ?! Terimakasih

  1. sandi – pustekkom

Bagaimana caranya jika saya ingin menjadi PTP?

 

Inovasi Hypermedia dan Ilmu Komputer

Zainal Hasibuan

  1. Dr. Hj. Sutiah, M.Pd – UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
  2. indarti – PPPPTK Matematika

Entah karena faktor apa, selama ini saya cenderung belajar secara sequensial, misalnya ketemu gadget baru, saya akan memulainya dengan membaca manualnya dulu, baru mencobanya. Beda sekali dengan anak-anak jaman sekarang. Perkembangan hypermedia tentu akan sangat menguntungkan pembelajar yang dapat berpikir non-linear atau mampu ber-multitasking. Bagaimana melatih dan menumbuhkan kemampuan belajar secara non-linear?

  1. Cecilia Yuliana – LPMP Lampung

Bagaimana pendapat bapak terhadap pendapat yang menyatakan pembelajaran dengan media-media hyper malah membuat peserta tidak berkembang kemampuan kognitifnya dan lebih memilih pembelajaran berbasis tulis menulis seperti metode sebelumnya dan menjauh dari gadget

  1. Rafnis – Universitas Andalas

Apakah buku digital merupakan contoh Dari hypermedia?

  1. Wiwik akhirul aeni – Bpmpk

Format dan model inovasi media yang bagaimanakah yang paling efektif untuk mobile learning saat ini..??

  1. Wahyu Purnomo – PPPPTK BOE Malang

Menurut Bapak bagaimana guru yg selalu menugaskan siswa2nya mengupload tugas2nya ke internet apa bisa menyumbang konten?

  1. Diana Sari Dj – LPMP LAMPUNG

Bagaimana cara memotivasi guru guru di daerah agar mau belajar TIK sehingga dapat menerapkan dlm pembelajaran di sekolah dg sarana yg minimal yang ada di daerah?

  1. santy arbi a mappe – lpmp sulawesi selatan

Mohon penjelasannya, semisal untuk Voice /sound recognition = saya masukkan kata kunci lagu anging mamiri kupasang ….. muncul semua informasi yang berhubungan dengan anging mammiri, dari provinsi, kabupaten2nya, makanan traditional, pahlawan, lagu2 daerah, dll apakah hal ini termasuk dalam hypermedia? terima kasih

  1. Mi’radiyah – LPMP Sulawesi Selatan

Bagaimana cara menyisipkan pembelajaran karakter dalam pembuatan hipermedia?

  1. SIYAMTA – P4TK BOE MALANG

Ada 2 Pertanyaan yang ingin saya tanyakan kepada Bapak terkait Hypermedia : 1. Apa perbedaan antara “Multimedia dan Hypermedia”? 2. Apa perbedaan antara “Adaptive Educational Hypermedia (AEH) dan NON Adaptive Educational Hypermedia (AEH)”, minta tolong untuk dijelaskan contoh Aplikasinya di Indonesia Terimakasih Atas Jawabannya.

  1. Afdeldi Putra. S.Pd. M. Pd – LPMP SUMATERA SELATAN

BAGAIMANA menurut bapak memasyarakatkan IT dalam kegiatan pembelajaran…

  1. Bambang Sahono – fkip universitas bengkulu

Bagaimana mendidik dan membentengi anak agar tidak membuka konten2 pornografi??

  1. Diah Haerani – Dinas Pendidikan Kota Depok

Saya mohon saran bapak, bagaimana saya harus membuat konsep pengembangan hypermedia menjadi salah satu pengembangan MGMP di kota depok sebagai upaya pengembangan kompetensi guru2 mapel di MGMP kota Depok terkait pengembangan teknologi pembelajaran

  1. karnadi – pustekkom

cara apa yang terbaik membendung konten buruk

  1. Dr. Hj. Sutiah, M.Pd – UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG

Ass.wr, wb, Banyak mahasiswa membuat karya akhir pengembangan, Bagimana mengembangkan inovasi pembelajaran hypermedia Pendidikan Agama Islam dan Pembelajaran Bahasa Arab yang menarik baik, dan benar

  1. Muzanip Alperi – LPMP Bengkulu

Bagaimana trik menampilkan konten untuk di share agar dapat tampil lebih dominan ketika di cari?

  1. I Gde Wawan Sudatha – Universitas Pendidikan Ganesha

Menarik sekali apa yang disampaikan oleh Prof. Hasibuan mengintegrasikan TIK dalam pembelajaran akan tetapi masih banyak guru-guru kita yang belum mengintegrasikan TIK dalam pembelajaran dan masih cenderung menggunakan metode ceramah dalam pembelajaran

  1. Insan Jamil, S.S. – BPMTPK

Assalamu’alaikum wr.wb. Menurut Prof Zainal lebih cepat dan efektif mana membuat konten yang positif sebanyak untuk menjadi alternatif konten untuk anak didik kita sebanyak-banyaknya atau mendidik dan membentuk karakter anak dalam menggunakan alat/smartphone.

  1. Rusdi – pusdiklat

apakah hypermedia bisa digunakan untuk semua tingkat pendidikan?

  1. Brillianing Pratiwi – Universitas Terbuka

menurut Bapak, media pembelajaran hypermedia apa yg tepat digunakan utk mhsiswa yang beragam dari usia, tempat, suku seperti mahasiswa di universitas terbuka?

  1. Hendrijete N. Nuda, S. Psi., Psi., MM – LPMP Sulawesi Tengah

Pemanfaatan pembelajaran hypermedia sangat dilematis. Disatu sisi sangat dibutuhkan untuk inovasi dalam pembelajaran namun di satu sisi sangat rawan disalahgunakan misalnya untuk hal-hal yang berkaitan dengan pornografi sehingga ada pelarangan siswa untuk membawa smartphone ke sekolah. Bagaimana menyikapi hal ini.

  1. Edwin Musdi – UNP Padang

Pengguunaan teknologi informasi sangat membantu meningkatkan pemahaman siswa dalam belajar tetapi di pihak lain dengan menggnakan IT tergoda siswa menggunakan IT untuk kepentingan diluar pembelajaran.Mana yang lebih baik bagi siswa SMP atau SD misalanya, dibolehkankah mereka membawa HP android ke sekolah atau tidak? atau Bagaimana mengotrol siswa kalau diperboehkna membawa HP Androiid ketika berada di sekolah

  1. Hemat Junedi, M.Kom – LPMP Kepulauan Riau

Inovasi Hypermedia perlu tool sederhanya yang mudah dimengerti oleh pengguna sehingga si pengguna bisa berinovasi hypermedia dengan memanfaatkan ilmu komputer dan teknologi didalamnya dalam menciptakan kebutuhan pembelajaran

  1. Gusyanti – PPPPTK Seni dan Budaya Yogyakarta

Hiperlink sangat cocok untuk memberikan/ mengemas materi seni budaya, yang notabene terdiri dari multi etnis. Bagaimana aturan untuk membuat link dg konten2 dari berbagai sumber tersebut?

  1. Neneng Tsani – PPPPTK Bahasa

Assalaamualaikum, Prof Zainal, anak-anak Usia Dini menjadi konsumen yang terpapar hypermedia (Text, audio, video dan pace/navigasi) di usia muda. Bagaimana cara yang sederhana menghidarkan anak-anak tersebut dari cyber crime, mohon pendapat Prof. terima kasih wassalaam

  1. Djarwoko – BPMTPK

Apakah penggunaan ataupun pengembangan hypermedia selalu dianggap sebagai inovasi dalam kegiatan pembelajaran? Mohon penjelasan dan alasannya. Terima kasih.

  1. Taufiq Rahman, M.Pd – LPMP BANTEN

Sebuah inovasi pembelajaran hypermedia tentu memiliki dampak positif maupun negatif. Selama ini bpk menya paikan yg positifnya, nah dampak buruk apa bagi pendidikan kita?

  1. Sunarto – BPMRPK KEMDIKBUD

Apa perbedaan multimedia dan hypermedia di era teknologi yang konvergen seperti sekarang ini?

  1. Dr. Hadiyanto, M.Ed. – Universitas Negeri Padang

Pembelajaran berbasis IT di perguruan tinggi sangat tergantung pada kemampuan dosen yang bersangkutan dalam penguasaan IT. Banyak dosen-dosen yang relatif senior belum literate atau melek IT. Oleh karena itu kehadiran PTP di perguruan tinggi sangat diperlukan. Namun demikian, di samping belum semua perguruan tinggi mempunyai PTP yang memadai, paling tidak dapat mengimbangi ketertinggalan teknologi informasi, Kemristek Dikti kok malah meniadakan jabatan PTP dalam peta jabatan di perguruan tinggi-perguruan tinggi, minimal di UNP. Ke mana kami harus mengadukan ini supaya di perguruan tinggi diperbanyak PTP?

  1. ario nugroho – LPMP JAWA TENGAH

assalamualaikum salah satu penyebab gagal fokus adalah apa yang ingin disampaikan oleh pemberi pesan (pesan nonlinear) tidak dapat diterima dengan baik oleh sang penerima pesan ( cara berpikir non linear) sehingga dicoba dibuatlah satu pesan yang akan disampaikan secara linear bagaimana pendapat bapak tentang hal ini

  1. karnadi – pustekkom

Assalamualaikum, kegeraman melimpah ruahnya konten buruk di medsos Indonesia sering kita dengar tetapi tak bisa buat apa apa. Kenapa China bisa mengontrol arus konten buruk? Tak ada instrumen apapun yang dimiliki Indonesia untuk membendung konten buruk. Mohon komentar pak Zainal tentang hal ini

  1. SIYAMTA – P4TK BOE MALANG

Bagaimana mendesain dan membuat Bahan Ajar Berbasis Hypermedia agar dapat mengantisipasi / mewadahi keberagaman Peserta Didik, misalkan berdasarkan Gaya Belajar atau tingkat Kecerdasan?

  1. cepi riyana – UPI

Apakah hypermedia menjadi konsep yang mendasari terhadap berbagai aplikasi ICT dalam pendidikan, seperti multimedia, elearning, Interactive multimedia, dll? Bagaimana hypermedia dapat mensupport terhadap Collaborative Learning?

  1. Edi Purnomo – BPMTPK

Menurut Prof Zaenal, mana yangnlebih diutamakan antara mengembangkan kemampuan TIK guru dengan pengembangan hypermedia yg canggih ini. Sejauh mana sinergi yg dapat dilakukan antara PTP dengan guru dalam pengembangan konten hypermedia ini?

  1. Gusyanti – PPPPTK Seni dan Budaya Yogyakarta

Perkembangan IT untuk pembelajaran banyak berkontribusi positif.Namun tidak bisa dipungkiri segi negatifnya, banyak situs yang di buka para siswa bhkan mahaaiswa. Dalam hal ini apa dan siapa yang salah??? Bagaimana caranya untuk menyikapi pemanfaatan IT secara benar dan masif???

  1. sapar – Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan dan Kebudayaan

Assalamualaikum.. Menurut prof. Zainal inovasi hypermedia seperti apa yang tepat untuk Anak Berkebutuhan Khusus, khususnya anak tunanetra. Demikian pula, untuk anak-anak usia Dini. Berikan contoh yang konkret. Karena pada tahun ini, kami BPMRPK akan mengembangkan sebuah aplikasi yang berbasis smartphone untuk anak tunanetra. Sementara dalam tahun yang sama, kami juga akan mencoba mengembangkan sebuah alat pemutar MP3 dengan remote dengan sasaran anak Tunanetra. Bagaimana pandangan Bapak terkait hal tersebut. Mohon masukan dan sarannya, baik content, maupun konsepnya?

  1. indarti – PPPPTK Matematika

Entah karena faktor apa, selama ini saya cenderung belajar secara sequensial, misalnya ketemu gadget baru, saya akan memulainya dengan membaca manualnya dulu, baru mencobanya beda sekali dengan anak-anak jaman sekarang. Perkembangan hypermedia tentu akan sangat menguntungkan pembelajar yang dapat berpikir linear atau mampu ber-multitasking bagaimana melatih dan menumbuhkan kemampuan belajar secara linear? #semoga saya tidak salah tangkap antara linear dan non linear 🙂

  1. Yulia isratul aini – LPMP BENGKULU

Tidak semua kita ptp dan calin ptp punya background komputer dengan kecanggihannya, klu untuk meminimal penggunaan hypermedia yg lebih sehat, bagaimana sebaiknya? Bagi tipsnya prof. Trims

  1. Indriastuti – Fkipuntan

Aswb. Bagaimanakah perencanaan pembelajaran penggunaan hypermedia dalam konseling traumatik ? Wslm.

  1. Nurhikmah H – Universitas Negeri Makassar

Bagaimana Hypermedia dalam BSNP?

  1. Ady Saefudin – Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah

Menarik sekali materi dari Bapak , Selama ini saya berfikir dan berupaya membuat materi agar runtut dan linear dengan tujuan memudahkan sibelajar, padahal kenyataanya proses berfikir manusia tidak linear, mohon pencerahannya bagaimana teknik menyusun materi dalam pengembangan hypermedia agar non linear?

  1. Sitti Hajrah – LPMP Sulawesi Selatan

Langkah-langkah apa yang dapat dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan penggunaan IT? Apa pendapat Bapak tentang sekolah yang melarang siswanya membawa HP ke sekolah? Makasih

  1. Anton Kartiwa – PPPPTK Pertanian

Bagaimana contoh real penerapan hypermedia pada tahapan concept based ?! Terimakasih

  1. SIYAMTA – P4TK BOE MALANG

Ada 2 Pertanyaan yang ingin saya tanyakan kepada Bapak terkait Hypermedia : 1. Apa perbedaan antara “Multimedia dan Hypermedia”? 2. Apa perbedaan antara “Adaptive Educational Hypermedia (AEH) dan NON Adaptive Educational Hypermedia (AEH)”, minta tolong untuk dijelaskan contoh Aplikasinya di Indonesia Terimakasih Atas Jawabannya.

  1. Arif BS – BPMRP Kemdikbud

Dalam inovasi Hypermedia dapat digunakan dalam format sajian apa saja untuk pembelajaran?

  1. Afdeldi Putra. S.Pd. M. Pd – LPMP SUMATERA SELATAN

Bapak…hypermedia seperti apa yang cocok untuk peserta didik kita di Indonesia melihat perbedaan karakteristik, geografis dan budaya negara kita yang beraneka ragam…..bagaimana melatih guru dan tenaga kependidikan agar trampil dan bisa memanfaatkan hypermedia dalam pembelajaran…. terima kasih

  1. ali winata – lpmp banten

hypermedia yang seperti apa yang dapat disandingkan dengan tugas guru tanpa mengalahkan peran guru di kelas ?

  1. Ayub Siregar – Balai TekKomDik Disdik Prov. SUMSEL

Assalamualaikum.. Sejauh mana penggunaan hypermedia dapat dilakukan untuk pendidikan yang berkebutuhan khusus ?

  1. Ngatifudin Firdaus – Balai Tekkomdik DIY

Apakah hypermedia bisa diterapkan di semua jenjang pendidikan? Bagaimana mengatasi kendala kompetensi guru yang blm memadai untuk menerapkan hypermedia di sekolah, terutama guru-guru yang sudah “senior”?

  1. Dra. Warda Sari, M. Pd – LPMP Jambi

Salam… Bgmn cara menyederhanakan pemanfaatan hypermedia pada pembelajaran?

  1. Resti Budianti – BPMPK

Menurut prof. Zainal inovasi hypermedia seperti apa yang tepat untuk Anak Berkebutuhan Khusus? (Format sajian dan device yang relatif “aman” untuk digunakan oleh anak-anak disabilitas). Terima kasih ????

  1. Nofri Dodi – Universitas Andalas

Klu utk Seorg PTP,bagaimana sih pak contohnya berfikir liner tsb?

  1. Hamzah Hippy,ST.MT – LPMP Gorontalo

Bagaimana mengembangkan teknologi pembelajaran yanng berbasis web/konten yang sehat,inovatif dan bermanfaat bagi user satuan pendidikan didaerah

  1. Ika Kurniawati – Pustekkom Kemdikbud

Bagaimana inovasi hypermedia maupun teknologi komputer mampu diterapkan dalam dunia pendidikan untuk daerah-daerah dengan kategori minus dalam hal sarana dan prasarana maupun infrastruktur?

 

Smart Education Over Cloud

Romi Satrio Wahono dan Huawei

  1. Yulian Ady Kristanto – Balai Tekkomdik Dinas Dikpora DIY

Amerika punya Whatsapp,Instagram dst, Korsel punya Line dst, china punya we chat dst, indonesia punya banyak waktu untuk mengakses aplikasi2 tsb di atas…. lanjut ke pertanyaan, Smart school / university selain harus didukung oleh infrastruktur yg baik, juga harus ditunjang oleh smart people atau bisa diartikan SDM nya juga harus siap dari segi pengetahuan maupun keterampilan. Nah lalu bagaimana menurut pendapat bapak utk meningkatkan kreatifitas dan inovasi pelaku pendidikan di Indonesia khusisnya JF-PTP? cmiiw trimakasih

  1. yane – Pustekkom

Melihat potensi dari teknologi cloud compting untuk pembelajaran, saya harap Pustekkom suatu saat dapat memanfaatkan teknologi ini untuk memfasilitasi peningkatan kompetensi jabfung PTP , akan tetapi diharus dilihat dulu teknologi cloud computing yang seperti apa yang bisa dimanfaatkan sehingga teknologi tersebut dapat digunakan secara maksimal sebagai sarana Knowlegde Sharing jabfung PTP diseluruh Indonesia…mimpi boleh kan..:-D

  1. Manikowati – BPMPK

Disampaikan oleh Pak Romi bahwa pengembangan software hendak ya didasari oleh kebutuhan dan kondisi pengguna. Tidak semua konten perlu digitalkan. Sementara, Pak Mohon. Rosidi memberikan gambaran mengenai kondisi pembelajaran yg ICT based banget yang saat ini masih sulit untuk diterapkan di sebagian besar wilayah di Indonesia. Pertanyaan saya, bagaimana Huawei sebagai salah satu vendor ICT mensikapi gap ini?

  1. Afdeldi Putra. S.Pd. M. Pd – LPMP SUMATERA SELATAN

Menurut Bapak…kapan kah negara kita bisa memanfaatkan IT dalam education secara merata….dan kapan kah masyarakat kita bisa menjadikan IT untuk pendidikan…..apa yang bisa di lakukan terlebih dahulu…SDM nya atau Media nya….terima kasih

  1. ngadimin – uns

Saya setuju dan sangat tertarik dengan model smart education over cloud… tetapi…..Untuk menerapkan Smart Education Over Cloud masih ada kendala terkait pengakuan jumlah pertemuan dalam pengajaran, sehingga pengajar merasa enggan dengan media tersebut. Bagaimanakah kiat-kiatnya supaya penggunaan smart education sejalan seiring dengan kebijakan yang ada?

  1. Rusdi – pusdiklat

terkait dg 5 mitos dari pa Romi, bagaimana membuka wawasan masyarakat indonesia agar tersadar dari mitos yg pa romi jelaskan?

  1. Anton Kartiwa – PPPPTK Pertanian

Industri/produk apa yang sebaiknya dikembangkan di bidang TIK agar Indonesia tidak terus menerus menjadi market ?!

  1. Nofri Dodi – Universitas Andalas

setuju dan sependapat dengan pak Romi. Makasi pak Romi untuk pencerahannya

  1. indarti – PPPPTK Matematika

Mitos ke-dua Kemampuan terpenting dalam pengembangan software adalah pada cooding Ini menarik sekali, ternyata itu hanya mitos ya. selama ini kita menganggap cooding memang hal yang paling rumit. Tetapi “ide” ternyata lebih berharga Sejauh mana ide itu menjadi bernilai, apakah ide yang didasari analisis kebutuhan yang kuat, ataukah ide yang diikuti dengan algoritma-algoritma yang bisa dinalar? ataukah algoritma itu menjadi bagian dari cooding? dan kita cukup mengungkapkan “ide” saja tanpa memikirkan algoritma yang logis…

  1. SIYAMTA – P4TK BOE MALANG

Yth. Pak Romi, Bapak tadi menyampaikan bahwa “Tidak Ada Sertifikasi Untuk Tukang Bata”. Setahu saya saat ini di Indonesia ada yang namanya Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN). Nah salah satunya adalah BSK-P4TK VEDC Malang yang mengadakan sertifikasi di Bidang Arsitektur. Sertifikasi tersebut antara lain pada bidang (1) Juru Gambar, (2) Brick Laying (Memasang Bata), (3) Tukang Pasang batu, (4) Tukang Pasang Keramik. Beberapa Info Terkait antara lain ada pada alamat http://www.vedcmalang.com/pppptkboemlg/index.php/menuutama/home/sertifikasi/26-sertifikasi-bsk, http://www.vedcmalang.com/pppptkboemlg/index.php/355-sertifikasi-kompetensi-tukang-batu-kayu-30-persen-dapat-terpenuhi-disetiap-proyek, http://www.solopos.com/2012/10/21/para-tukang-batu-pun-berburu-sertifikat-di-edu-train-semen-gresik-340914. Terimakasih Tanggapannya.

  1. yane – Pustekkom

Bagaimanakah merubah mindset guru-guru yang masih memandang bahwa teknologi itu sesuatu yang ribet dan merepotkan sehingga banyak yang masih enggan untuk belajar dan mencoba teknologi baru untuk pembelajaran yang bisa diterapkan dalam proses pembelajaran sehari-hari disekolah?

  1. Sri Lestari, S.Pd., M.Sn. – PPPPTK Seni dan Budaya Yogyakarta

Bisakah pustekom mengadakan pelatihan atau bimtek ataupembinaan untuk meningkatkan skill di bidang penguasaan ilmu dan tekhnologi

  1. Djarwoko – BPMTPK

Kalo menyimak paparan Pak M Rosidi saat sebagai jabfung PTP jadi ciut nyalinya krn harus menguasai berbagai ilmu komputer dan pemrograman, tapi setelah menyimak paparan Pak Romi saya jadi pede krn teknologi itu tidak harua canggih melainkan dapat menyelesaikan masalah dan bermanfaat. Nah, saya jadi bingung esensi dari teknologi itu sebenarnya jika membandingkan dari pendapat Bapak Berdua? Dan apakah jika kita menggunakan alat yg terdahulu pada jaman sekarang dan terbukti msh efektif dan efisien juga termasuk menggunakan teknologi? Makasih.

  1. Ayub Siregar – Balai TekKomDik Disdik Prov. SUMSEL

Assalamualaikum.. Sejauh mana aplikasi ini bisa diterapkan di sekolah? Apa saja yang perlu disiapkan dalam penggunaan aplikasi ini?

  1. Dr. R. Mursid.ST. M.Pd. – Universitas Negeri Medan

Bagaimana menghindari seminimal mungkin dampak TIK yg berakibat pada: anak berfikir pendek dan bertahan berkonsentrasi dalam waktu yg singkat, anak2 menjadi malas beraktifitas, munculnya perilaku individualisme ketergantungan dan egois, penyalahgunaan untuk tindakan kriminal asusila dll. Dan masih belum mengakomodasi kebutuhan perkembangan anak pada aspek kognitif yg tidak seimbang, afektif yang terabaikan, dan psikomotorik yang menjadi malas bekerja. Perlu solusi tepat dalam bidang pendidikan dan pembelajaran di era globalisasi

  1. ali winata – lpmp banten

bagi saya buat aplikasi mungkin sulit tapi tugas saya mencoba memilah aplikasi yang mudah digunakan dan bermanfaat langsung bagi guru dan murid. lalu membuat pedoman penggunaan dan dilatihkan ke guru dan murid.

  1. karnadi – pustekkom

Kecenderungan pengembangan apa saja yang menjadi prioritas dalam menunjang kinerja ptp?

  1. Cecilia Yuliana – LPMP Lampung

Pak romi, mitos-mitos yg bpk sebutkan banyak dilakukan oleh pemula, terutama membuat software atau program hanya mengikuti tren tanpa analisis. Bagaimana saran bapak agar pemula-pemula tersebut paham perlunya analisis kebutuhan untuk menyesuaikan kebutuhan dan program yang akan dibuat dan berani berbeda dari trend yang ada?

  1. Arif BS – BPMRP Kemdikbud

Apakah program pembelajaran “coding” bisa dan sesuai untuk diterapkan di TK atau SD di indonesia…yang mana program ini telah dipakai dan diterapkan di singapore.

  1. Ujang Ahmad Sobandi – PPPPTK Bidang Mesin dan Teknik Industri

Mas Romi, menyimak paparan Mas Romi, saya jadi ciut jika melihat tantangan-tantangan dan mitos yang dipaparkan, mengingat justru mitos itu yang banyak terjadi. Mas Romi tidak mengulas bagaimana menghindar dari mitos, dan melibas tantangan di bidang software development. Jadi, apa kiatnya menghindar dari mitos? Bagaimana melibas tantangan tersebut?

  1. Aritta Megadomani – PPPPTK IPA

Bagaimana langkah langkah membuat inovasi pembelajaran dengan melibatkan software agar pembelajaranenjadi mudah dan menarik?

  1. SIYAMTA – P4TK BOE MALANG

Yth. Bapak M Rosidi, Ada 5 Pertanyaan yang ingin saya ajukan tentang Teknologi Cloud Technology : 1. Infrastruktur apa saja yang perlu dipersiapkan ketika ingin membangun E-Learning berbasis Cloud? 2. Arsitektur Cloud itu seperti apa? Berilah contoh Arsitekturnya! 3. Bagaimana Platform Cloud Technology? 4. Bentuk Layanan apa saha yang disediakan Oleh Cloud Technology? 5. Bagaiman sistem Keamanan pada Cloud Technology? Algoritme, Jenis, MOdel dll Terimakasih Atas Jawabannya.

  1. Eni susilawati – PUSTEKKOM

Kalau pak Romi memberi contoh jika kita membuat sofware, kita bisa tuliskan bahwa membeli produk/sofware sekaligus bug-bugnya, jika ada dampak ditanggung user. Apakah hal tersebut bisa diterapkan untuk produk PTP? BAGAIMANA jika dikaitkan dengan tanggungjawab seorang PTP terhadap karya ciptanya tsb?

  1. Muzanip Alperi – LPMP Bengkulu

Bagaimana memacu dan mengembangkan produk media pembelajaran yang inovatif dan mempunyai nilai guna?

  1. Silvi Hevria – LPMP SUMBAR

Apakah data di simpan d cloud d jamin keamanannya utk tidak di retas pihak yg tidak bertanggung jawab.

  1. Kulsum Nur Hayati – Bpmrpk kemdikbud

Apakah ada inovasi teknologi dari huawei utk smart education anak2 berkebutuhan khusus?

  1. Karno Nano – PPPPTK BISNIS DAN PARIWISATA

Jika semua institusi pendidikan harus terkoneksi ke sistem jejaring, mengapa kementerian pendidikan dan kebudayaan tidak membentuk backbone jejaring yang dapat menghubungkan semua institusi pendidikan sehingga akses menjadi lebih mudah dan murah? sehingga pemerataan akses pendidikan akan terwujud.

  1. ario nugroho – LPMP JAWA TENGAH

inovasi pembelajaran dimulai dari mana

  1. Hamzah Hippy,ST.MT – LPMP Gorontalo

Bagaimana spesifikasi model mobile learning dan aplikasinya

 

Pengembangan Teknologi Pembelajaran di Indonesia

Drs. Kusdianto M.Si. dan Ir. Sri Hargyanto Suryo Prayudo, M.M

  1. Diah Haerani – Dinas Pendidikan Kota Depok

Bagaimana cara memvalidasi data yg sdh diisikan pada dupak?

  1. Arif BS – BPMRP Kemdikbud

untuk Bp. Drs. Kusdianto, M Si. Dengan banyaknya disiplin ilmu yang ada di jabfungPTP, ada berapa Kriteria seseorang dapat diangkat atau dipilih sebagai tim penilai Dupak,

  1. Nova Sulasmianti – LPMP BENGKULU

Apakah tidak ada kekhawatiran server e Dupak bermasalah saat yang upload bukti fisik banyak?

  1. Anton Kartiwa – PPPPTK Pertanian

Apakah dengan adanya Dupak-e proses ajuan dupak manual akan ditiadakan ?! Mengingat pimpinan dengan SKP elektronik saja cukup sibuk memberikan penilaian. Apakah memungkinkan dupake sinkronisasi dengan SKP online ?!

  1. Nursaidawaty Arsyad – Lpmp sulawesi selatan

Aplikasi e-administrasi sangat membantu dalam mengadministrasikan dokumen dupak dengan efektif dan efisien tanpa takut berkas hilang, apakah ada pelatihan online untuk penggunaan e-administrasi ini

  1. ario nugroho – LPMP JAWA TENGAH

penguatan literasi guru sebenarnya sudah sangat didukung, tapi upya guru untuk meliterasikan dirinya itu tidak mudah bapak upaya apa yang harus kita buat untuk mengubah perilaku guru tersebut supaya dapat meliterasikan diri

  1. Gusyanti – PPPPTK Seni dan Budaya Yogyakarta

Apakah penilaian secara e-dupak masih juga mengumpulkan hardcopy??

  1. Sitti Hajrah – LPMP Sulawesi Selatan

Apakah calon PTP yang telah dapat HPAK juga dapat memilih utk ke PTP dgn jalur impassing?

  1. Nova Sulasmianti – LPMP BENGKULU

Mohon sosialisasi( mungkin dalam bentuk surat resmi) langsung kepada atasan langsung kami diunit kerja terkait penerapan e_ dupak

  1. Adelina Sulistyoningsih, S.Sos., M.Si – BPMTPK

untuk Pak Kus, 1.mohon untuk aplikasi dupak e dilengkapi dengan hasil penilaian dan histori penilaian untuk setiap periode pengiriman dupak, sehingga kita bisa tau mana yang salah ( tidak dinilai ) dan mana yang benar ( bisa mendapat nilai ) serta bisa menjadi lebih baik lagi. terima kasih… 2. untuk pegawai yang ingin ikut impasing PTP sebelum mengikuti test yng di gelombang april, agustus dan nopember itu bisa langsung ikut test atau sebaiknya peta jabatan lembaga dulu, terimakasih. kalau tidak ada formasi di peta jabatan sedang dia ingin ikut, bagaimana solusinya.terima kasih…

  1. Insan Jamil, S.S. – BPMTPK

Pengalaman, mayoritas hasil PAK hanya berhasil mendapatkan nilai 50% sj dari DUPAK yg disubmit. Apa saja kemungkinan penyebab utamanya? Agar kami bisa antisipasi dgn baik.

  1. Karno Nano – PPPPTK BISNIS DAN PARIWISATA

Kehadiran e-dupak ini merupakan terobosan yang sangat membantu PTP. Bilamana kami mendapatkan akun untuk e-dupak? Terimakasih

  1. Gusyanti – PPPPTK Seni dan Budaya Yogyakarta

Pak Kusdiyanto Yth… Apkah di Pemen yg baru ad penjelasan mengenai terjemahan buku atau artikel kePTPan??

  1. Manikowati – BPMPK

@Pak Kus, apa yg perlu dipertimbangkan oleh lembaga untuk menyambung inpassing tahun ini. Khawatir JF PTP nanti kurang seimbang dg beban kerjanya. terima kasih.

  1. Djarwoko – BPMTPK

Untuk Pak Kusdianto: Jika di instansi peta jabatan jabfung ptp belum ada atau sudah ada tapi kuotanya penuh apa bisa pegawainya ikut inpassing ptp? Dan jika pegawai tersebut sdh dapat sk pengangkatan ptp bagaimana memposisikan SKP pegawai tersebut pada instansi yg ada? Terima kasih.

  1. Wahyu Purnomo – PPPPTK BOE Malang

@Pak Kusdianto, juknis dupak sudah bagus, saran ada format surat tugas dan laporan/bukti fisik yg baku, seperti halnya jabfung Widya Iswara memiliki format-2 baku utk administrasinya sehingga penilaian lebih ke konten bukan terkendala administrasi. Terima kasih

  1. Drs. Muh Anugroho, M.Pd – PPPPTK Seni Budaya Yogyakarta

Pak Kus, saya dengar kalau dalam 4 tahun angka kredit kita ga bisa memenuhi , apa benar harus di putuskan untuk dicopot dari jabatan fungsional PTP? terima kasih.

  1. Edi Purnomo – BPMTPK

Usulan saja Bapak agar di e dupak ada histori hasil penilaian shg tau mana yg dapat nilai mana yg tidak. Trimakasih

  1. Dr. Pattaufi, M.Si. – UNM

Kerjasama seperti apa yg bisa dilakukan antara perguruan tinggi khususnya prodi tek pend dengan pustekom untuk meningkatkan kemampuan mhsw sehubungan dgn PTP.. Trm ksh..

  1. Dr. Arnidah, M.Si – Universitas Negeri Makassar

Bagi PTP pertama yg angka kreditnya msh kurang enam lg untuk menjadi PTP Muda (200) apakah dgn klrnya permen yg baru hrs menyesuikan?

  1. Edi Purnomo – BPMTPK

Untuk Pak Kus: pengkaji media dan pengkaji materi dalam penulisan naskah berperan sebagai validator. Mengapa dalam penilaian dupak dianggap sebagai penulis ke-2 dan ke-3?

  1. Sukmawalia – LPMP Sulawesi Tengah

@Pak Kus…….menilik pada TUPOKSI JF PTP…..kayaknya PUSTEKKOM perlu memfasilitasi PTP atau calon PTP agar terampil dalam membuat media, multimedia, hypermedia yang bertujuan untuk menarik minat anak didik agar lebih senang belajar di sekolah dan menjadikan sekolah sebagai TAMAN SISWA………makasih.

  1. Dr. Hadiyanto, M.Ed. – Universitas Negeri Padang

Peta jabatan di beberapa perguruan tinggi yang diputuskan melalui Permen Ristek Dikti tidak ada jabatan PTP-nya sehingga kinerja PTP tidak diakui. Apakah Pustekom/Kemdikbud dapat melakukan approach ke Kemristek Dikti untuk meyakinkan perlunya keberadaan PTP di perguruan tinggi?

  1. Sunarto – BPMRPK KEMDIKBUD

Yth. Pak Kusdianto…. Mohon informasi resmi tentang peta jabatan PTP di Balai Pengembangan Media… Apakah PTP Madya tidak ada di peta jabatan di Balai Pengembangan Media?

  1. Nursaidawaty Arsyad – Lpmp sulawesi selatan

Kami sangat tertarik dengan banyaknya aplikasi dan media pembelajaran yang menarik dari pustekkom, apakah ada program pustekkom untuk memberikan pelatihan bagi kami dalam mengembangkan media pembelajaran

  1. SIYAMTA – P4TK BOE MALANG

Kira-kira Kapan Revisi PermenPAN tentang PTP yang baru akan diberlakukan?

  1. Ikhsanuddin,M.Pd. – LPMP SUMSEL

to pak Suryo yang kami ketahui saat ini di lapangan rumah belajar belum begitu dikenal oleh guru-guru dan siswa-siswa di sekolah, sekolah lebih mengenal LSN produk2 luar misalnya emodo. strategi apa untuk mensiasati sosialisasi program2 pustekkom untuk meningkatkan mutu pendidikan.

  1. Suharjito – PPPPTK SENI BUDAYAYOGYAKARTA

@Pak Kusdianto. Beda media pembelajaran komplek dan hypermedia?

  1. Diana Sari Dj – LPMP LAMPUNG

Apakah kami PTP di LPMP dapat bekerjasama dg PUSTEKKOM dalam pembuatan media pembelajaran yang produk ny dapat langsung digunakan oleh guru guru di sekolah?

  1. SIYAMTA – P4TK BOE MALANG

Pada Butir Kegiatan PTP muncul Butir baru, yaitu “Pembelajaran Kompleks”. Apakah yang dimaksud dengan “Pembelajaran Kompleks” tersebut? Minta tolong diberikan Contohnya …

  1. Anton Kartiwa – PPPPTK Pertanian

Apa yang sebaiknya dilakukan calon PTP yang sudah terima PAK namun belum bisa diakomidir karena peta kebutuhan lembaga belum dapat mewadahi ?

  1. santy arbi a mappe – lpmp sulawesi selatan

Berhubung Pustekkom memiliki sarana infrastruktur dan tenaga yang handa dalam bidang media dan konten, apa boleh Pustekkom mengundang kami para PTP untuk ikut pelatihan Pengembangan konten dan Media Pembelajaran tersebut? Terima kasih

  1. SIYAMTA – P4TK BOE MALANG

Jika kita melihat User yang ada pada Rumah Belajar, maka hanya ada 3 User, yaitu Guru, Siswa dan Umum. Bagaimana kami sebagai PTP jika ingin memanfaatkan LMS yang ada di Rumah belajar untuk “Mengelola Pembelajaran” di P4TK?

  1. Drs. Muh Anugroho, M.Pd – PPPPTK Seni Budaya Yogyakarta

pak, di daerah IDT masih banyak yang belum tersentuh listrik. bagaimana solusi untuk pengembangan pembelajaran di daerah tersebut ya?.. terima kasih

  1. Anton Kartiwa – PPPPTK Pertanian

Bagaimana peosedur untuk sumbang konten di layanan Pustekkom

  1. Cecilia Yuliana – LPMP Lampung

Tantangan di daerah adalah guru2 yang relatif sdh senior(tua) bagi mereka teknologi adalah hambatan sehingga saat ptp ingin melakukan pembimbingan mereka cenderung menutup diri terlebih untuk sekolah yang akses informasinya sulit dijangkau. Bagaimana saran bapak agar mereka mau dan memahami manfaat dan pentingnya teknologi dan sekolah tersebut bisa memanfaatkan teknologi dengan segala keterbatasan akses dan fasilitas mereka?

  1. SIYAMTA – P4TK BOE MALANG

Bagaimana cara mendesain dan mengimplementasikan “Pembelajaran Ramah Otak” serta Contoh Aplikasinya?. Terimakasih atas Jawabannya.

  1. Gusyanti – PPPPTK Seni dan Budaya Yogyakarta

Pak Sri yth…. Sejauhmana kinerja Pustekkom dalam portal BUDAYA?

  1. Karno Nano – PPPPTK BISNIS DAN PARIWISATA

Bagaimana prosedur untuk memanfaatkan LMS yang ada di Pustekkom bagi PPPPTK yang tugas utamanya adalah meningkatkan kompetensi Guru? Apakah kami memiliki fasilitas mengelola diklat yang akan kami selenggarakan secara daring?

  1. ali winata – lpmp banten

bagaimana mengelola desain/media pembejaran yang telah digunakan disekolah ?

  1. Drs. Muh Anugroho, M.Pd – PPPPTK Seni Budaya Yogyakarta

pembelajaran di Indonesia sangat beragam, kadang penuh inovatif, namun terkadang kita terkendali dengan adanya perubahan-perubahan kurikulum yang menurut saya penuh dengan muatan politis sehingga hal ini berdampak pada hasil pembelajaran. bagaimanakah solusi terbaik untuk mengatasi akan hal ini pak? terima kasih.

  1. Neneng Tsani – PPPPTK Bahasa

Adakah Produk Pustekkom bidang Integrasi TIK dalam Pembelajaran yang mengeksploitasi android yang sudah sangat familiar di tangan para digital native, siswa kita?

  1. Nanang Basir Umkabu, S.T. – LPMP Papua Barat

Menarik tentang pengajaran tingkat tinggi, bagaimana cara merubah pola dan meningkatkan peran guru sehingga kapasitas dan kompetensi guru bisa melakukan pengajaran tingkat tinggi tersebut? Mengingat guru sdh terbiasa dgn pengajaran konvensional,bagaimana melihat beban kerja guru sebagai ASN yg secara konvensional tetap harus melakukan cara konvensional pengajaran tsb.?

  1. Dra. Warda Sari, M. Pd – LPMP Jambi

@Pak Suryo, dari pengalaman Bapak, guru jenjang pendidikan mana yang lebih cepat menyenangi dan memanfaatkan teknologi pembelajaran, ini untuk menyusun prioritas? Terima kasih.

  1. Gusyanti – PPPPTK Seni dan Budaya Yogyakarta

Yth pak Sri… Tujuan pembelajaran sbg penerapan kurikulum nadional baru pencapaian secara akademik, sosial dan karakter belum. Bagaimana untuk menyikapi hal tsb?

  1. Insan Jamil, S.S. – BPMTPK

Menarik yang disampaikan Ir. Sri di awal tentang kolaborasi dan tujuan pendidikan terkait kompetensi sosial. Bagaimana peluang ICT dengan konsep distance learningnya menjangkau itu. Mohon pencerahannya pak Sri…

  1. SIYAMTA – P4TK BOE MALANG

Parameter apa saja yang dapat diukur ketika pengajaran dikatakan sebagai “Pengajaran Efektif Tingkat Tinggi”?

  1. sapar – Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan dan Kebudayaan

Berdasarkan pada konsep “biologi belajar”, bagaimana menciptakan pembelajaran ramah otak pada anak yang mengalami keterbatasan, sehingga keterbatasan berdampak pada informasi dari luar yang diperolehnya. Inovasi seperti apa yang perlu diciptakan.

  1. Ika Kurniawati – Pustekkom Kemdikbud

Apakah pembelajaran masa depan yg berorientasi kreatifitas selalu harus mengandalkan teknologi modern? Bagaimana dgn daerah2 yg tidak mungkin mengejar ketertinggalan mereka terhadap teknologi?

  1. Ngatifudin Firdaus – Balai Tekkomdik DIY

Bagaimana pendapat narasumber terkait dengan penggunaan software bajakan dalam pembuatan media pembelajaran? kalo beli mahal, kalo ga pakai nanti ketinggalan.

  1. Manikowati – BPMPK

Dengan penerapan pembelajaran berbasis student çenter dg memanfaatkan ICT, masih ada kendala yg dialami dalam proses pembelajaran, terutama ketika di handle oleh guru2 yg kurang terbuka terhadap teknologi dan kebijakan sekolah yg kurang menerima teknologi di sekolah. Nah, bagaimana peran Pustekkom untuk mengatasi persoalan tersebut.

embinaan Tenaga Kependidikan di Kemdikbud. Pembinaan PTP di LPMP dan Dikmen

Ditjen GTK dan Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah

  1. Suharjito – PPPPTK SENI BUDAYA

E SKP bisanya ngisi kalau malam kalau siang pasti koneksinya lambat bingit. Bagaimana Pendapat Bapak?

  1. Sri Lestari, S.Pd., M.Sn. – PPPPTK Seni dan Budaya Yogyakarta

Sri Lestari, S.Pd., M.Sn. Bagaimana upaya-upaya untuk sebuah lembaga bisa mengakui eksistensi PTP?

  1. Insan Jamil, S.S. – BPMTPK

Mestinya ada pendekatan kebijakan dari pusat untuk memposisikan WI dan PTP di LPMP, P4TK, dll. Positioning yang dimaksud adalah pembagian tugas terfokus yang dituangkan dalam juklak; misalnya WI lebih pada penguasaan materi sedangkan PTP pada medianya. Dengan pembagian tugas ini maka lembaga akan dapat lebih produktif dan melayani banyak guru. Sehingga ada efeknya misalnya: Jika ada pekerjaan yang di usulkan angka kreditnya tetapi bukan tusi yang sudah ditentukan dalam juklak, maka tertolak. Bukankah demikian?

  1. Suharjito – PPPPTK SENI BUDAYA

Pak Dahlan, Tapi Pada prakteknya susah dilaksanakan di PPPPTK Pak? Overlaping pasti terjadi. Solusinya masih belum ketemu?

  1. Gusyanti – PPPPTK Seni dan Budaya Yogyakarta

Yth pak Suyadi… Bagaimana penerapan e-skp yang belum sesuai dengan kinerja?.Skp bulanan merupakan bagian dari skp tahunan. Form realisasi di skp bulanan ada yang tertulis tapi tidak dilakukan. Sementara ad yang menjadi kinerja tapi belum tertulis.

  1. Ika Kurniawati – Pustekkom Kemdikbud

Instrumen apa yg sebaiknya digunakan untuk mendisiplinkan pegawai sementara dari atasan yang bersangkutan tidak ada tindakan yang diambil.

  1. Diana Sari Dj – LPMP LAMPUNG

Buat pak suyadi. Bagaimana dg peta jabatan di lpmp dmna ptp dibatasi pada ptp pertama. Jadi antara skp dan tusi ptp sesuai jabatan berbeda. Mohon penjelasan bpk. Terima kasih

  1. M SALEHUDDIN AL-AYUBI – pustekkom

apa yang sudah dilakukan oleh direktorat dalam melakukan pembinaan atau perhatian secara langsung kepada jafung PTP ?

  1. Sri Murwati – LPMP Banten

Untuk PTP Muda yang di LPMP, gradenya yang dulu 9 menjadi grade 8 dan skpnya pun dulu skp untuk PTP muda masih ada dan sekarang karena gradenya menjadi 8 sehingga skpnyapun menjadi skp PTP pertama, apakah tidak bisa diperbaiki lagi sehingga sinkron antara jabatan dan grade? sehingga tidak double membuat skp? yaitu skp online dan skp offline.

  1. Resti yuniarti – Lpmp jabar

Apa kendala dikdasmen untuk meluncurkan program ptp yg masiv dan sama di semua lpmp? Terimakasih.

  1. Dra. Warda Sari, M. Pd – LPMP Jambi

@Suyadi: Mohon penguatan dan dukungan dari Dikdasmen untuk pengembangan PTP yg dikaitkan dgn tupoksi supervisi dan fasilitasi sekolah yg ada di LPMP yg bertujuan memperbaiki mutu pembelajaran (learning improvement) termasuk teknologi pembelajaran.

  1. Drs. Karya,M.M – LPMP Sulteng

seberapa besar dorongan dikdasmen kpd instansi yang blm memiliki PTP untuk secepatnya mengusulkan calon PTP?

  1. Nursaidawaty Arsyad – Lpmp sulawesi selatan

Kegiatan dalam dipa di lpmp belum ada yang mendukung tugas jf ptp

  1. adhi tri – bpmpk kemdikbud

mohon pencerahan permenpan no 26 tahun 2016 pasal 3 ayat 3 dan 4…terimakasih

  1. Dr. Hadiyanto, M.Ed. – Universitas Negeri Padang

Apakah sebaran ptp di lingkungan kemdikbu scr nasional sdh merata. Daerah/provisi apa yãng paling padat dan derah mana yang paling sedikit. Adakah upaya utk mengurangi gap tersebut?

  1. Ngatifudin Firdaus – Balai Tekkomdik DIY

PTP dituntut (berkewajiban) memiliki kompetensi pengembangan media pembelajaran/pemanfaatan TIK untk pembelajaran, tetapi hak berupa diklat/bimtek pengembangan media msh terbatas, solusinya bgaimana?

  1. Sri Indah – Pustekkom

@ Pak Dahlan.. Kegiatan apa saja di kementerian yang dapat mengakomodir pemberdayaan dan eksistensi PTP seperti jabfung lainnya yang telah eksis sebelumnya di Kemdikbud? Thx

  1. Rusva R,S.Kom.,M.Pd – LPMP DKI JAKARTA

Ini usul pak., grade ptp di LPMP dapat di jadikan grade 9 atau klu bisa sampai lebih lg

  1. Sakroni – UNS

Setelah Dikti bercerai dengan Kemendikbud dan bergabung dengan Kemenristek, PTP di wilayah DIKTI seperti kehilangan induk semangnya, Dikdasmen saja masih belum punya konsep pembinaan yang jelas apalagi dengan Dikti yang jumlah PTP nya masih sangat sedikit. Bagaimana nasib PTP di Perguruan tinggi agar dapat berkarir dengan baik spt di Lembaga Dikdasmen ? Bentuk komunikasi seperti apa yang dapat dilakukan oleh lembaga pembina dengan kemenristekdikti sehingga PTP dapat berkembang di Perguruan tinggi ?

  1. Trina Kartika Asih – PPPPTKIPA

PTP merupakan bagian yang penting dalam dunia pendidikan. Diharapkan semua penentu kebijakan pada setiap direktorat atau lembaga pendidikan dapat memfasilitasi kegiatan PTP untuk meningkatkan kompetensinya, dan memfasilitasi PTP pada program-program kegiatan lembaga agar dapat berkolaborasi dengan tim pedidik lainnya. Sehingga ada perubahan dalam dunia pendidikan kita.

  1. Sitti Hajrah – LPMP Sulawesi Selatan

Sosialisasi sangat dibutuhkan di instansi kami karena sebagian besar pejabat dan fungsional masih berpendapat bahwa PTP itu hanya bertugas utk membantu WI. Siapakah yang bertugas memberikan sosialisasi tentang PTP?

  1. Ikhsanuddin,M.Pd. – LPMP SUMSEL

Setelah Bapak mengetahui lebih banyak tentang PTP upaya apa yg akan dan harus dilakukan oleh Ditjen GTK untuk mengoptimalkan peran PTP dalam peningkatan kualitas pembelajaran.

  1. Cecilia Yuliana – LPMP Lampung

Sebagai jabatan yang relatif baru seringkali ptp tersisih dalam tugas2 yg berhubungan dengan ke-ptp an malah diberikan kepada WI contoh penyusunan modul. Akan lebih baik bila bisa di sounding bahwa ada ptp yang lebih tepat dalam kegiatan2 yang berhubungan dengan pembelajaran

  1. Dra. Warda Sari, M. Pd – LPMP Jambi

@pak Dahlan: Internal Partnership sangat bagus, bgmn cara membuat network yg sehat baik secara hukum dan personal.

  1. Drs. Muh Anugroho, M.Pd – PPPPTK Seni Budaya Yogyakarta

Di lembaga kami PPPPTK Sni Budaya ,Ada tgs yg sama2 dilakukan antara WI dan PTP shg berdampak kurang indah hub antara WI dan PTP. Conroy tgs tsb misalnya membuat bahan tayang. Bagaimana mengatasinya pak?

  1. Anton Kartiwa – PPPPTK Pertanian

Kami berharap ada regulasi khusus yang mengatur peran & hubungan PTP dengan profesi pendidik lainnya sehingga bisa berkolaborasi.

  1. Insan Jamil, S.S. – BPMTPK

@ P. Dahlan, SEKILAS TERBAYANG membangun aplikasi online untuk mempercepat order untuk kerja PTP semacam layanan PTP online (seperti ojek online), supaya PTP lebih dikenal dan lebih banyak dan dibutuhkan serta lebih cepat responnya. Gimana menurut bapak ide ini?

  1. Dr. Hadiyanto, M.Ed. – Universitas Negeri Padang

Dari jenis-jenis partnership yang ada, partnership yang mana yang dinilai oleh kementerian dapat menghasilkan karya yang paling mempunyai dampak yang paling optimal bagi proses pembelajaran di sekolah, diklat atau perguruan tinggi?

  1. Gusyanti – PPPPTK Seni dan Budaya Yogyakarta

Pentingnya peran PTP dlm proses pembelajaran. Mungkinkah ad kebijakan di setiap lembaga pendidikan ad pemangku jabatan PTP?

  1. SIYAMTA – P4TK BOE MALANG

@ Pak Dahlan … Peta Jabatan di P4TK itu dapat diubah minimal berapa tahun? Saat ini beberapa teman di P4TK sudah menduduki PTP Muda, tetapi KELAS JABATANNYA masih berada pada Kelas 8. Bisakah disesuaikan menjadi Kelas 9 (MUDA), 11 (MADYA) … dan seterusnya?

  1. Aritta Megadomani – PPPPTK IPA

Keberadaan PTP sangat penting, mrngingat kenyataan di lapangan, Kira kira adakah peluang dari pusat agar Ada program khusus untuk pengembangan selain pelatihan sehingga PTP Dan widyaiswara dapat berkolaborasi dgn baik dalam meningkatkan kualitas pendidikan/pembelajaran?

  1. ario nugroho – LPMP JAWA TENGAH

bagaimana hubungan kerja di bmti antara ptp dan wi, kalo selama ini di lpmp tidak punya unit produksi sehingga seringnya ptp sebagai pengembang teknologi harus sering mengalah dengan wi sebagai saudara tuanya. walaupun sudah ada pembagian tugas tapi akhirnya ptp seolah olah seperti menjadi “pembantunya ” wi

  1. Maulina Akhadiyah – BPMPK

Saat ini telah banyak guru, pamong bljr, widya iswara, dan konsuler yg mampu melakukan pengembangan model pembelajaran, melakukan penerapn model, sampai mengevaluasi. Meskipun tugas mereka mempuntai irisan dengan tugas ptp dan mempunyai tgs yg berbeda dg ptp, mereka bisa berbuat banyak. Bagaimana agar hasil2 pengembangan pejabat ptp ini tdk kalah dengan mereka sehingga ibarat ptp itu pabrik, ptp tetap bs eksis dan mereka (guru, widya iswara dll) tdk mendirikan pabrik sendiri namun bekerjasama dlm melaksankn tgs msg2.

  1. Sukmawalia – LPMP Sulawesi Tengah

Kurikulum 2013 sangat menuntut terciptanya pembelajaran yang menyenangkan dan itu dapat di fasilitasi oleh PTP. Tapi mengapa tidak ada program/kegiatan khusus yang menjembatani pertemuan antara guru dan PTP seperti halnya kegiatan yang di fasilitasi oleh Widyaiswara????

  1. Budi Tri Cahyono – LPMP Jawa Timur

di LPMP apakah tdk ada tambahan kuota, krn masih terganjal Peta Jabatan yg tdk bisa berubah, krn infonya tupoksi PTP tdk ada di LPMP

  1. Nova Sulasmianti – LPMP BENGKULU

Apakah ada aturan yang jelas mengatur hubungan kerja antara PTP dengan fungsional lainnya, sehingga dapat bersinergi

  1. sapar – Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan dan Kebudayaan

Kaitannya dengan media yang dikembangkan, sering terjadi tumpang tindih antara WI dan PTP. Di satu sisi, WI sebagai pengguna media tersebut, sementara PTP sebagai pengembang media yang akan digunakan. Oleh karena itu, langkah-langkah seperti apa yang dapat dilakukan agar PTP dan WI saling sinergi dalam penggunaan media yang ada dan saling berkontribusi

  1. Yulia isratul aini – LPMP BENGKULU

Jumlah ptp masih sedikit srkali ya pak 214 dan tidak merata penyeberannya, apakah nanti akan ada penyeberan atau strategi baru untuk peningkatan jumla dan mutu ptp, mohon pencerahan.

  1. Drs. Muh Anugroho, M.Pd – PPPPTK Seni Budaya Yogyakarta

Menurut pendapat saya,jabatan fungsional PTP cukup penting dalam dunia pendidikan. Ttp knp formasi pd lembaga2 kependidikan hanya sedikit?

  1. Drs. Muh Anugroho, M.Pd – PPPPTK Seni Budaya Yogyakarta

Pertanyaan saya sederhana pak Dahlan. PTP sdh berumur kurang lebih 5 th. Ttp apa sebab keberadaan PTP tersebut sepertinya belum begitu dikenal akrab di lembaga2 pendidikan? Trm ksh

  1. SIYAMTA – P4TK BOE MALANG

@ Pak Dahlan … Pada KELAS JABATAN berapa PTP dapat berkarir di P4TK? Apakah di kelas 8, 9, 11 atau bahkan 13?

  1. Margono – LPPM UNS

Kita tenaga kependidikan pd sebuah PT yg jumlahnya sgt sedikit jika kita bandingkan dg jml dosen.. Bagaimana langkah kemendilbud / kemenristekdikti unt mberdayagunakan kami spy hub kerja ant ptp dengan dosen terjalin sbg MITRA akademik bukan pembantu akademik?

  1. Agung Widinugroho – Lpmp Papua

Mengapa JF PTP di LPMP tidak bisa sampai jenjang PTP Utama? Terima kasih

  1. SIYAMTA – P4TK BOE MALANG

@ Pak Dahlan Saat ini beberapa P4TK sudah mempunyai Tenaga Fungsional PTP. Ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan kepada bapak: 1. Bagaimana bentuk kolaborasi dan kerjasama yang “Paling Baik” dan “Saling Menguntungkan” antara Widyaiswara dan PTP di P4TK, agar terkesan “Tidak Saling Overlapping Pekerjaannya? 2. Idelnya, PTP di P4TK itu berada dimana terkait dengan Tugas dan Fungsinya? (a) Kabid Program, (b) Kabag Umum, (c) Kabid FasNing Kom 3. Dalam 1 Instansi P4TK, idealnya harus punya berapa Fungsional PTP Terimaksih atas Jawabannya.

  1. Neneng Tsani – PPPPTK Bahasa

Dalam melaksanakan Tugas Pokok dan Fungsi PPPPTK, di bawah Seksi apa sebaiknya PTP bekerja?

  1. Rafnis – Universitas Andalas

Apakah PTP yg berada diluar lingk. Kemendikbud dpt jg ditugaskan ke lingk. Kemendikbud? (DG dasar Surat tugas?)

  1. Afdeldi Putra. S.Pd. M. Pd – LPMP SUMATERA SELATAN

Mengingat PTP merupakan fungsional yang penting terutama bagi insan pendidikan dasar dan menengah di Indonesia, bagaimana kiat dari dirjen dikdasmen untuk mempromosikan jabatan ini……dan berapakah jumlah PTP yang cocok menurut bapak untuk setiap LPMP, dinas pendidikan, perguruang tinggi, UT, dan jajaran nya untuk masing masing propinsi di indonesia…terima kasih

  1. Nova Sulasmianti – LPMP BENGKULU

Mohon informasi, apakah ada program atau kegiatan dari Dikdasmen untuk meningkatkan kompetensi dan kemampuan PTP di Lingkungan LPMP

Pengembangan Teknologi untuk Pembelajaran

Fujitsu, Microsoft dan Telkom Indonesia

  1. miriam silvia rumaseb – lpmp papua

Masalahnya jaringan optik/ kabel fiber Telkomsel bawah laut antara daerah sarmi ke jayapura sering terputus atau mengalami gangguang kerena gempa bumi, bgmn upaya Telkom mengatasi problem ini

  1. Hamzah Hippy,ST.MT – LPMP Gorontalo

@miss yakamada how to improve ict mobile elearning in class room

  1. Afdeldi Putra. S.Pd. M. Pd – LPMP SUMATERA SELATAN

buat microsoft….bravo dan mantap….moga kiprah nya tidak berhenti dan lebih inovatif lagi demi memajukan dunia pendidikan di indonesia…. pertanyaannya…apakah skype a thon yang di kembangkan bisa di kembangkan untuk materi pembelajaran dalam kelas dan bisa live dari anggota grupnya untuk sama-sama belajar tentang materi itu di seluruh penjuru dimana grup yang terdaftar

  1. Bachriah Fatwa Dhini – Universitas Terbuka

@BuRima apakah microsoft sudah ada model pembelajaran yang diperuntukann untuk difable?

  1. Youlanda – LPMP Gorontalo

Apakah telkom dapat membuat pelatihan melakukan pengolahan data mengunakan big data

  1. ali winata – lpmp banten

bagaimana cara mengajukan csr ke fujitsu….?

  1. Hamzah Hippy,ST.MT – LPMP Gorontalo

@ibu rima bagaimana penerapan sypethon disekolah slb/anak kebutuhan khusus dan spesifikasi komputer dan bandwith internet berapa besar ??

  1. Sitti Hajrah – LPMP Sulawesi Selatan

Bgm caranya utk ikut bergabung dalan kegiatan semacam skype a ton?

  1. Dr. Hj. Sutiah, M.Pd – UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG

Apa program microsof untuk pembelajaran yg dapat membentuk karakter peserta didik tdk menjadi malas baca, menulis, suka plagiasi, dan terhindar dehumanisasi

  1. Youlanda – LPMP Gorontalo

Bu rima, syarat dan prosedur sekolah untuk menjadi sasaran program skype a ton ?

  1. Diah Haerani – Dinas Pendidikan Kota Depok

Bagaimana cara sekolah2 ikut bergabung dalam komunitas skype tsb dan prosedurnya? Untuk Fujitsu apakah sistem yg sdh diujicoba di SMAN 74 Jkt itu bisa dilakukan juga di sekolah yg ada diwilayah kami dan apakah hampir sama dgn sistem yg dimiliki intel bersama dohtel? bagaimana proseduralnya?

  1. santy arbi a mappe – lpmp sulawesi selatan

For Fujitsu about the created model schools, how to measure that the chosen schools are succeed as a model, what is the main indikator and supported indicators to said that this schools is ready be a model.

  1. Sri Murwati – LPMP Banten

seberapa lama proses pengajuan proposal perpustakaan digital sampai diterima. spesifikasi komputer minimal yang harus disiapkan itu yang bagaiman, termasuk kebutuhan harddisknya

  1. deni teguh imam prayitno – PPPPTK Bisnis dan Pariwisata

@Bu Rima: Skype a thon kegiatan berkelanjutan dan berdampak ke sekolah piloting atau hanya situational event saja. habis kegiatan bubar jalan. habis itu guru terbengong2 tanpa transfer knowledge, mereka harus bagaimana setelah kegiatan dan bagaimana melanjutkan aksesnya. (is is free atau berbayar?) Apalagi banyak daerah di Indonesia yang masih dalam Blank spot area “koneksi internet”?

  1. Tri Haryatmo – LPPKS

Untuk Fujitsu, sistem chietama yang dibangun apakah seperti LMS, source materi didapatkan dari mana? dan apakah bisa dimanfaatkan oleh kita? terima kasih

  1. Nursaidawaty Arsyad – Lpmp sulawesi selatan

Skype a thon apakah aplikasinya bisa di akses dengan bebas dan bgm jika tdk ada di daerahnya tidak ada jaringan…

  1. Dr. Arnidah, M.Si – Universitas Negeri Makassar

Bagaimana Fujitsu & Mc. Skipy a Thor bkrj sm dgn perkuliahan di PT

  1. Anton Kartiwa – PPPPTK Pertanian

For all speakers, Whether your companies have a division which can collaborate with instructional designer under Pustekkom ?!

  1. Sakroni – UNS

@Rima Manurung : Aplikasi skype-a-thon apakah juga dapat digunakan sebagai distance learning untuk perguruan tinggi ? maskimal berapa user dapat online secara bersamaan ?

  1. santy arbi a mappe – lpmp sulawesi selatan

How to develop the readiness of students to live and learn with technology. In Indonesia there are different living environment which creates diffrents cultures and different characters.

  1. Gusyanti – PPPPTK Seni dan Budaya Yogyakarta

Bu Rima… Model travel buddiies memang sangat menarik dan inovatif. Tp klo kt lhat keadaan sekolah di Indonesia, hanya sbagian kecil yg dapat melakukan itu karena Kendala sar-pras. Bagaimana Langkah microsoft dengan fenomena spt itu?

  1. saripudin – UPI

Untuk microsoft,solusi apa yang dapat di tawarkan jika sekolanya berada di daerah 3T yg memiliki keterbatasan akses.

  1. Sukmawalia – LPMP Sulawesi Tengah

Kapan Skype-a-Thon merambah siswa-siswi di Sulawesi Tengah??????

  1. Mi’radiyah – LPMP Sulawesi Selatan

Bagaimana caranya mengusulkan sekolah untuk mengikuti skype a thon? Adakah syarat tertentu untuk sekolah tersebut?

  1. Diana Sari Dj – LPMP LAMPUNG

Bu rima manurung, bagaimana cara sekolah bisa bergabung dalam kegiatan seperti skype a thon?

  1. Suharjito – PPPPTK SENI BUDAYAYOGYAKARTA

Bagaimana caranya seorang PTP dapat berpartisipasi dalam kegiatan Skypeathon? alur perekrutannya bagaimana? Butuh bimbingan yang insensi tdk? infrastrukturnya gmn? @Rima Manurung

  1. SIYAMTA – P4TK BOE MALANG

@ Rima Manurung … Infrastruktur minimal (Hardware, Software dan Koneksi Internet) seperti apa yang harus dimiliki oleh Sekolah / Lembaga Diklat agar dapat mengimplementasikan Skype-a-Thon?

  1. Anton Kartiwa – PPPPTK Pertanian

To Ibu Risma, Bagaimana sebuah sekolah dapat berpartisipasi pada kegiatan Skypeathon ?

  1. deni teguh imam prayitno – PPPPTK Bisnis dan Pariwisata

Learning analytic tool is interesting and important in our area as instructional designer in Indonesia. It can reported and scanned the real condition of the students on teaching learning process/training process. as an instructional designer we can use that for training need analysis for teachers in Indonesia. Is it possible for Fujitsu to support this?

  1. Neneng Tsani – PPPPTK Bahasa

Ibu Rima Manurung, bisakah dengan android skypeathon di dalam kelas dilakukan?? karena keterbatasan bandwidth dan infrastruktur sekolah..

  1. hary tridayanto – PPPPTK PERTANIAN cianjur

Untuk ketiga Perusahaan besar, Microsoft, Fujitsu, Telkom , Banyak sekali sistem dan konten yang dikembangkan, tapi untuk kita yang di daerah sepertinya program-program tersebut masih sulit dijangkau. Mungkin bisa dibuat program yang dapat menjangkau daerah-daerah terpencil?

  1. Insan Jamil, S.S. – BPMTPK

For All speakers (Telkom, Fujitsu, Microshoft). One of PTP’s job is Research and Development of instructional technology. Are there any grant for ICT development researches that can be followed by PTP? Please tell me the procedures, steps and requirements? Thank you.

  1. saripudin – UPI

for Mrs.Hamada, in your presentation you mention that fujitsu has specific apllication for managing big data in university since university are very complex activites and business process what basic riquerment if one university in indonesia will adopt fujitsu systems?

  1. Resti yuniarti – Lpmp jabar

Is there any possibilities for lpmp to make some projects with fujitsu at level of school in remote area? And how we can do it? Thanks.

  1. Manikowati – BPMPK

That’s very nice and wonderful implementing teaching and learning using ICT-blended. Unfortunately, it seems work in rich-school not in any school in Indonesia. What contribution will Fujitsu give to Indonesia dealing with the condition?

  1. Suharjito – PPPPTK SENI BUDAYAYOGYAKARTA

How to acces Fujitsu facilities, esecially the free one’s? Thanks @Ms. Hamada:

  1. Dr. Hadiyanto, M.Ed. – Universitas Negeri Padang

Does Japan government also develop functional job of ‘learning technologies developers’ (jabatan fungsional PTP)’ as it is developed in Indonesia? How many percent of school teachers in Japan who are literate in information technology?

  1. Nanang Basir Umkabu, S.T. – LPMP Papua Barat

@fujitsu: Perbedaan karakteristik pendidikan di negara2 Asean, bgmana Fujitsu melakukan pendekatan teknologi dan apa karakteristik Fujitsu sebagai korporasi unggulan di bidang IT?

  1. ario nugroho – LPMP JAWA TENGAH

for ms hamada berapa tahun target anda bahwa pola belajar anak dan guru di jepang akan bergeser pada penggunaan it secara maksimal dan bagaimana pendapat anda tentang geseran ini untuk proses belajar di sekolah sekolag indonesia

  1. Trina Kartika Asih – PPPPTKIPA

I am interested in IT learning programs developed by Fujitsu. IT industry number 1 in Japan. Is it possible Fujitsu conduct free online training courses that can be followed by Developer Learning Technology in Indonesia? Thankyou..

  1. Anton Kartiwa – PPPPTK Pertanian

For Ms. Hamada Smart classroom application seem expensive as an investation. So, we guess it only affordable for good and rich school. In the other way, education is all human being right. What is your opinion to bridge this condition ?! Thank you.

  1. David B. Sianipar, M.T. – LPMP SUMATERA UTARA

Apakah telkom dalam membangun infrastruktur selalu fokus kepada bisnis? Maksudnua apakah akan membangunin infrastruktur hanya melihat investasi dan keuntungan semata?

  1. saripudin – UPI

Strategi apa yg telah,sedang dan akan dilakukan oleh telkom untuk mengantisipasi gap teknologi ict utamanya yg terjadi di indonesia.model apa yang diterapkan?

  1. Sitti Hajrah – LPMP Sulawesi Selatan

Apakah telkom memiliki program peningkatan kompetensi untuk para guru dan PTP semacam pelatihan atau kerjasama dalam pengenalan penggunaan produk-produk telkom untuk pendidikan?

  1. sapar – Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan dan Kebudayaan

How can learning membelajarkan pupils, especially children with special needs (blind) can learn more easily and reviewing information that has been obtained. Similarly, the study conducted on children in school inclusion. Media and learning models such as what is in accordance with the characteristics of the child. thank you

  1. Abdul Hakim – Unm

@Pak wawan, bagiamana caranya jika kami dr perguruan tinggi atau PTP ingin mengembangkan kerjasama dgn telkom dlm mengembangkan buku digital.

  1. Nursaidawaty Arsyad – Lpmp sulawesi selatan

Apa manfaat dan keutamaan menggunakan Edumail dibandingkan yg lainnya ? Apakah bisa menyimpan data?

  1. syahrunnazar – LPMP ACEH

Pengembangan teknologi pembelajaran sekarang sangat digalakkan oleh masyarakat terutama siswa SMP/SMA dan kelas digital sangat ditunggu-tunggu, oleh karena itu dimohon kepada Pustekkom agar memberi Bimtek bagi PTP untuk bisa mensosialisasikan kepada pejabat Tendik/kepala sekolah di daerah masing-masing, terimakasih kasih atas perhatiannya.

  1. Nova Sulasmianti – LPMP BENGKULU

Adakah program yang dilakukan PT Telkom untuk menyebarluaskan program edukasinya kepada para guru ataupun meningkatkan pemahaman guru terkait pemanfaatan TIK dalam pembelajaran, dan apakah sekolah maupun lembaga lainnya dapat meminta bimbingan dari Telkom terkait program edukasi yang dikembangkan telkom?

  1. Ady Saefudin – Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah

Layanan tambahan apa saja yang bisa didapatkan dalam bidang pendidikan yang diberikan jika menggunakan edumail?

  1. Neneng Tsani – PPPPTK Bahasa

Maho Fujita Hakamada, welcome to Jakarta,, Kindly share a programme that Fujitsu has inisiate which suits the students as well as teachers…. arigatou Maho Sensei 🙂

  1. indarti – PPPPTK Matematika

@PADI: Ide digital library salah satunya didasari oleh konsep paperless… tapi sy liat makin mudah orang mendapatkan materi digital, kadang-kadang tanpa filter atau melihat pentingn tidaknya ya makalah, mereka main cetak makalah yang mereka dapatkan secara digital tersebut. alasannya tentu kenyamannan dalam membaca materi… Saya yakin itu menjadi pemborosan dalam konsumsi kertas, artinya konse paperless menjadi tidak terpenuhi. Bagaimana hal ini bisa dikurangi? apakah model atau desain digital library perlu dipertimbangkan untuk mengurangi keinginan pembaca mencetak naskah?

  1. SIYAMTA – P4TK BOE MALANG

@ Pembicara dari PADI … Bagaimana Cara pengamanan Data pada Teknologi Big Data? Enkripsi apa yang digunakan agar data tetap Secure?

  1. Djarwoko – BPMTPK

@Pertanyaan untuk semua pembicara.. Dikarenakan tugas utama PTP salah satunya adalah R & D Teknologi Pendidikan/ Pembelajaran. Adakah event/ kegiatan hibah riset terkait pengembangan/ pemanfaatan TIK untuk pembelajaran yg dapat diikuti oleh PTP? Jika, Mohon penjelasan prosedure, langkah dan syaratnya? Terima kasih.

  1. Wahyu Purnomo – PPPPTK BOE Malang

@pak Wawan Telkom: untuk edumail apakah sudah ada aplikasi di android/ gplaystore atau masih web?

  1. Manikowati – BPMPK

Bagaimana sistem keamanan edumail agar diketahui konten file yang disimpan benar-benar konten edukasi?

  1. sapar – Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan dan Kebudayaan

Kami tertarik dengan layanan pendidikan yang Telkom kembangkan, seyogyanya bisa dishare ke kami yang selama ini telah mengembangkan model-model pembelajaran berbasis audio

  1. Youlanda – LPMP Gorontalo

Mohon pencerahannya tentang big data

  1. SIYAMTA – P4TK BOE MALANG

@ Pembicara dari PADI … bagaimana bentuk dari Framework BIG DATA serta cara mengintegrasikan antara Volume, Variety, Velocity dan Veracity pada Teknologi BIG DATA?

  1. Wahyu Purnomo – PPPPTK BOE Malang

@pak Wawan Telkom: apakah pustaka digital juga memberi peluang publikasi untuk penulis? Atau harus via penerbit?

  1. Youlanda – LPMP Gorontalo

Bagaimana caranya menjadikan sekolah di daerah kami menjadi sasaran program telkom, microsoft dan fujitect ?

  1. Yulia isratul aini – LPMP BENGKULU

Bagaimana prosedur untuk dapat berkontribusi untum mengisi di pustaka digital?

  1. Bachtiar S. Bachri – Universitas Negeri Surabaya

Edumail merupakan terobosan yg bagus. Mohon dipermudah akses dan navigasi pada laman baru tsb agar para pebelajar awal dpt belajar lebih mudah. Tks

  1. Suharjito – PPPPTK SENI BUDAYAYOGYAKARTA

@ Pembicara PADI. Infrastruktur apa yg harus dipersiapkan? supaya tidak membebani sekolah?

  1. Dra. Warda Sari, M. Pd – LPMP Jambi

Bagaimana prosedur suatu lembaga/sekolah bisa bekerjasama atau mendapatkan fasilitasi lain terkait teknologi pembelajaran dengan Telkom, Microsoft dan Fujitsu?

  1. Ahmad Syukron Surur – UPI

Apakah modul pembelajaran dapat disimpan di padi?

  1. Nanang Basir Umkabu, S.T. – LPMP Papua Barat

Tentang e Learning Pro, apakah elearning pro modelnya seperti LMS ? Jika berbeda? Apa ciri khas atau pembedanya?

  1. sapar – Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan dan Kebudayaan

Bagaimana implementasi dari Produk Digital yang berupa kontent pembelajaran agar dapat dikembangkan model pembelajaran berbasis digital bisa ramah untuk anak berkebutuhan khusus (Tunanetra), juga bisa dikenalkan untuk anak-2 usia Dini.

  1. SIYAMTA – P4TK BOE MALANG

@ Pembicara dari PADI … Komponen-komponen / Infrastruktur apa saja yang perlu dipersiapkan oleh lembaga diklat (misalnya P4TK), agar dapat menerapkan/mengaplikasikan Teknologi Big Data?

  1. Anton Kartiwa – PPPPTK Pertanian

Pertanyaan untuk Bapak dari Telkom Elearning & artificial intelligence kerapkali dituduh akan menggantikan fungsi guru / pengajar / expert di masa datang sehingga timbul resistensi untuk mengadopsinya. Bagaimana tabggapan Bapak ?!

  1. SIYAMTA – P4TK BOE MALANG

@ Pembicara dari PADI …. Bagaimana Implementasi Big DATA untuk Dunia Pendidikan di Indonesia?

  1. Resti Budianti – BPMPK

Apakah perpustakaan digital (PaDi) yang dikembangkan oleh Telkom dapat dimanfaatkan oleh semua kalangan (termasuk untuk penyandang disabilitas)?

  1. Neneng Tsani – PPPPTK Bahasa

Apakah Telkom divisi digital service, memiliki produk konten pendidikan yang tak berbayar??? menuju era konten dengan opensource.

 

Kongres APTPI

Tim Pustekkom

  1. Dr. Hj. Sutiah, M.Pd – UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG

Apakah ada perbedaan persyaratan . Peran. Kewajian tugas hak anggota IPTP dengan APTPI ? Bisakah mengadakan annual confrence untuk IPTPI dn APTPI

  1. Deni Hardianto – UNY

Perlu penguatan posisi asosiasi antara IPTPI (ikatan proposi TP indonesia), dengan APTPI dan APSTPI (Asosiasi program Studi Teknologi Pendidikan Indonesia) agar sama2 tumbuh dan berkembang!

  1. Insan Jamil, S.S. – BPMTPK

Ada variabel terkait anggaran yang dibutuhkan asosiasi baru. Perkumpulan/asosiasi kan ada 2 macam, 1. berbadan hukum, 2. tidak berbadan hukum. Jika memang perkumpulan/asosiasi ini dihendaki untuk status nomor 1, maka pengguna dana awal bisa untuk pos itu. Karena asosiasi berbadan hukum bisa membuka rekening dengan nama lembaga.

  1. sapar – Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan dan Kebudayaan

Untuk masukan mukadimah: Pengembang Teknologi Pembelajaran sebagai salah satu jabatan fungsional tertentu pada hakikinya adalah jabatan yang mempunyai ruang lingkup tugas, tanggung jawab dan wewenang untuk melakukan kegiatan pengembangan teknologi pembelajaran yang diduduki oleh Pegawai Negeri Sipil dengan hak dan kewajiban yang diberikan secara penuh oleh pejabat yang berwenang. Sebagai pelaksana teknis fungsional di bidang pengembangan teknologi pembelajaran pada instansi pemerintah, maka dalam jabatan fungsional tersebut, diperlukan satu wadah organisasi, yang diharapkan mampu untuk mengabdikan diri, dan wajib turut serta secara aktif, kritis, santun dan bertanggung jawab, serta menjadi pelopor di bidang pengembangan teknologi pembelajaran Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kami pejabat pengembang teknologi pembelajaran berikrar membentuk asosiasi bernama “Asosiasi Pengembang Teknologi Pembelajaran Indonesia “, atau disingkat APTPI, dengan Anggaran Dasar sebagai berikut : Untuk masukan mukadimah: Pengembang Teknologi Pembelajaran sebagai salah satu jabatan fungsional tertentu pada hakikinya adalah jabatan yang mempunyai ruang lingkup tugas, tanggung jawab dan wewenang untuk melakukan kegiatan pengembangan teknologi pembelajaran yang diduduki oleh Pegawai Negeri Sipil dengan hak dan kewajiban yang diberikan secara penuh oleh pejabat yang berwenang. Sebagai pelaksana teknis fungsional di bidang pengembangan teknologi pembelajaran pada instansi pemerintah, maka dalam jabatan fungsional tersebut, diperlukan satu wadah organisasi, yang diharapkan mampu untuk mengabdikan diri, dan wajib turut serta secara aktif, kritis, santun dan bertanggung jawab, serta menjadi pelopor di bidang pengembangan teknologi pembelajaran Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kami pejabat pengembang teknologi pembelajaran berikrar membentuk asosiasi bernama “Asosiasi Pengembang Teknologi Pembelajaran Indonesia “, atau disingkat APTPI, dengan Anggaran Dasar sebagai berikut :

  1. Djarwoko – BPMTPK

Lama sebelum dibentuknya APTPI ini, Sudah Asosiasi atau Ikatan Profesi sejenis yaitu Ikatan Profesi Teknologi Pendidikan Indonesia (IPTPI). Apa bedanya tugas kedua perkumpulan tersebut padahal core-nya sama yaitu teknologi pendidikan/ pembelajaran. Serta bagaimana posisi kedua perkumpulan tersebut dalam pembinaan tenaga jabfung ptp. Manakah yg diakui keikutsertaan sebagai anggota untuk dapat diajukan dalam dupak? Terima kasih.

 

Peran Instructional Designer Sekarang dan Masa Depan

Prof. Dr. Paulin Pannen, M.Ls., Kepala Biro SDM Ristek Dikti dan Kepala Biro Kepegawaian, Kemdikbud

  1. Drs. Muh Anugroho, M.Pd – PPPPTK Seni Budaya Yogyakarta

Bagaimana prospeknya PTP dilingkungan Dikti, krn slm ini dilingkungan dikti itu tgs kePTPan cukup diatasi dosen

  1. Dr. Hj. Sutiah, M.Pd – UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG

PT untuk meninfkatkan mutu pembeljaran /perkualiahan seharusnya ada tenaga PTP yang prosesional . Di PT ada lab. Micro Teaching, di tangani asal dosen, PELATIHAN DOSEN MUDA. Peningkatan pembelajaran berbasis ICT dst. Sfh seharusnya Menristek menetapkan jabatan baru yang mengani PTP di PT.

  1. Nursaidawaty Arsyad – Lpmp sulawesi selatan

@ibu dyah, apakah ada batasan jumlah ptp di lpmp?

  1. Sri Murwati – LPMP Banten

@Bu Dyah, bagaimanakah pengembangan karir ptp di LPMP? Apakah hanya dibatasi sampai kelas jabatan 8 saja walaupun sudah bukan ptp pertama?

  1. Syafrizal,S.Sos.S.Pd – UNP PADANG

Bu kami ampir jantung kerena ptp di hapus di universtas riset

  1. Abdul Hakim – Unm

Sejauh mana peran Perguruan Tinggi khususnya prodi teknologi pendidikan yg menyiapkan mhs yg kompeten dibidang teknologi pembelajaran, apalagi rekrutmen jafung PTP sifatnya terbuka.

  1. Insan Jamil, S.S. – BPMTPK
  2. Jika di instansi peta jabatan jabfung PTP belum ada atau sudah ada tapi kuotanya penuh apa bisa pegawainya ikut inpassing PTP? Dan jika pegawai tersebut sudah dapat SK pengangkatan PTP, bagaimana memposisikan SKP pegawai tersebut pada instansi yg ada? 2. BPMTPK sebagai Balai Pengembangan yang tusinya sangat identik dengan kerja “litBANG” (Pengembangan TP), menurut Ibu bagaimanakah sebaiknya formasi pegawai lembaga kami (tetap sebagaimana sekarang atau semua pegawai adalah Fungsional Tertentu PTP kecuali tenaga administrasi/ TU. (Seperti di instansi lain Balitbang, LIPI, dan sejenisnya)??
  3. Agung Widinugroho – Lpmp Papua

Yth ibu Dyah. Mohon pnjlasannya bu mngenai prosedur inpassing bagi Jabfung PTP di lingk kemdikbud dan bagi calon PTP yg sdh mdptkan PAK tp blum pindah dr JF Umum apa bisa ikut inpassing bu?Trima kasih

  1. Anton Kartiwa – PPPPTK Pertanian

Pertanyaan untuh Bu Dyah Apa yang sebaiknya dilakukan calon PTP yang peta jabatannya masih dianalisis di Kemenpan ? Terimakasih.

  1. Mi’radiyah – LPMP Sulawesi Selatan

Untuk ibu Dyah: kapan juklak impassing ke jabatan fungsional dikeluarkan agar kami bisa tau prosedurnya?

  1. Gusyanti – PPPPTK Seni dan Budaya Yogyakarta

Yth bu Dyah.. Apakah ada sangsi bagi lembaga/ instansi yang tidak merekomendasi SDM JFPTP , jika formasinya ada.?

  1. Bachriah Fatwa Dhini – Universitas Terbuka

jadi haruskan diadakan MOU antara kemenristek dan kemdikbud ttg pembinaan JFPTP. agar kami2 PTP di PTN tdk digantung2… :((

  1. Youlanda – LPMP Gorontalo

Bu Dyah, apakah kelas jabatan PTP di LPMP cukup sampai pertama. Karena PTP muda kelas jabatannya 8, padahal jika merujuk pada regulasi harusnya lbh dari 8

  1. Nofri Dodi – Universitas Andalas

apa dasar penghapusan JFPTP dr peta jabatan di kemristekdikti. pak? (kami PTP yg di PTN sedih sekali Pak)

  1. Dr. Arnidah, M.Si – Universitas Negeri Makassar

Apakah rekomendasi Kemenristek Dikti kpd Prodi. Teknologi Pendidikan di LPTK sbg pencetak lulusan TP? Sehubungan PTP di perguruan tinggi khususnya LPTK sangat dibutuhkan di bbrp Unit Pelaksana Tugas (UPT), khususnya Pusat Sumber Belajar (PSB).

  1. Dr. Hadiyanto, M.Ed. – Universitas Negeri Padang

@ Prof Bunyamin Maftuh: Beberapa perguruan tinggi, misalnya Universitas Negeri Padang, Permenristek Dikti No. 109 Tahun 2016, tidak mencantumkan jabatan PTP dalam Peta Jabatan universitas. Mohon Permenristek Dikti tersebut, dan juga peraturan sejenis untuk perguruan tinggi lain, dikaji ulang sehingga tidak ‘membebas tugaskan PTP, yang di beberapa perguruan tinggi sudah mulai banyak dan berfungsi dengan baik.

  1. Wahyu Purnomo – PPPPTK BOE Malang

@Bu Dyah Ismayanti, MEd: mengapa utk jenjang PTP yg sama tetapi kelas jabatan berbeda-beda antar unit di Kemdikbud sendiri? misalnya unit di bawah Dirjen GTK berbeda dg Sekjen Kemdikbud

  1. Ahmad Syukron Surur – UPI

Langkah jangka pendek untuk PTP di Perguruan Tinggi bagaimana pak? karena saya dan beberapa teman saat ini statusnya “menggantung”

  1. Syafrizal,S.Sos.S.Pd – UNP PADANG

Pak di unp padang skrang tdak ada ptp mulai 1 Januari 2017 dalam otk riset pendidikan tinggi

  1. Nofri Dodi – Universitas Andalas

Mohon kedepannya PTP yg ada di bawah kemristekdikti juga diperhatikan dalam pembinaan karirnya pak. tks

  1. Djarwoko – BPMTPK

@Untuk Bu Dyah… 1. Jika sesuai formasi jabfung PTP sesuai peta jabatan di lembaga telah terpenuhi, maka bagaimana karier pemangku jabfung PTP yang naik tingkat dan JFU yang ingin berpindah menjadi JFT PTP? 2. Tusi Utama lembaga kami (BPMTPK) merupakan tusi JFT PTP, menurut Ibu bagaimanakah sebaiknya formasi pegawai lembaga kami (tetap sebagaimana sekarang atau semua pegawai diusulkan menjadi JFT PTP kecuali tenaga administrasi/ TU)? Terima kasih.

  1. Fifi Wahyuningsih – LPMP Kalimantan Tengah

Utk ibu dyah Berkas usulan inpassing PTP kpn bisa kami kirim dan juklak utk inpassing apakah sudah ada?

  1. Rafnis – Universitas Andalas

Apakah PTP msh ada dalam PETA jabatan dikemenristekdikti?Dan bgmn nasib kami berkarir PTP di Perguruan tinggi yg sdh ada PTP

  1. Yulian Ady Kristanto – Balai Tekkomdik Dinas Dikpora DIY

@Bu Dyah Ismayanti Bagaimana cara mengumpulkan Calon JF-PTP sejumlah 30 orang? karena berdasar info dari Pusdiklat Pegawai Kemdikbud syarat diklat JF-PTP minimal harus terpenuhi kuota 30 orang terlebih dahulu.

  1. Nofri Dodi – Universitas Andalas

Bagaimana nasib peningkatan karir kami yg memiliki JF PTP yg ada di PTN Pak. mohon bantuannya untuk difasilitasi kami untuk berkarir di JF PTP ini pak.

  1. Hamzah Hippy,ST.MT – LPMP Gorontalo

@IBu Dyah Ismayanti, M.Ed bagaimana hasil uji petik peta jabatan PTP di LPMP oleh Biro Kepeg Kemdikbud & Pustekkom

  1. Anton Kartiwa – PPPPTK Pertanian

@ Bu Dyah Ismayanti Apa yang sebaiknya dilakukan pejabat fungsional PTP yang masih terkendala dengan slot peta jabatan organisasinya? Terimakasih.

  1. Afdeldi Putra. S.Pd. M. Pd – LPMP SUMATERA SELATAN

menurut ibu…..bagaimanakah prospek jabfung PTP ke depan……..mampukah memberikan nilai tambah bagi peningkatan kualitas pembelajaran ….terima kasih

  1. Nofri Dodi – Universitas Andalas

mohon penjelasannya pak mengenai keberadaan JF PTP dan pengembangan karir PTP yg ada di Perguruan tinggi. tks pak

  1. Nofri Dodi – Universitas Andalas

@buk linda (dr kemristekdikti) Bagaimana komitmen kemenristekdikti dalam pengembangan dan peningkatan karir JF PTP dilingkungan Kemristekdikti? mohon pencerahannya buk

  1. SIYAMTA – P4TK BOE MALANG

Diklat Penjenjangan Jabatan Fungsional PTP yang Ideal di P4TK sebaiknya seperti apa? Apakah Dasar, Lanjut, Menengah, Tinggi atau ada Model/Jenis Penjenjangan lainnya?

  1. Ngatifudin Firdaus – Balai Tekkomdik DIY

@Bu Dyah Ismayanti, M.Ed, bagaimana tanggapan ibu mengenai Jab Fung PTP tapi RASA Jab Fung Umum, krn msh dibebani tugas yang notabene menjadi tugas Jab Fung/pelaksana, Matur nuwun

  1. SIYAMTA – P4TK BOE MALANG

@ Bu Dyah Ismayanti, M.Ed. … Untuk PTP di P4TK, Kelas Jabatannya maksimal bisa level berapa? Apakah 8, 9, 11 atau 13?

  1. Sukmawalia – LPMP Sulawesi Tengah

@Ibu Dyah……menurut Ibu berapa idealnya formasi JF PTP di setiap LPMP????

 

Peran PUSTEKKOM sebagai instansi pembina PTP

  1. Ir. Ari Santoso, D.E.A.
  2. syahrunnazar – LPMP ACEH

Assalamualaikum wr.wb. pak ari.. bahwa didaerah masih ada belum tahu fungsi PTP, sihingga keberadaan kami masih jarang dilibatkan dalam kegiatan sehingga kami bingung dalam menyusun angka kredit, dan setiap kegiatan yg mau diadakan atasan kami terlebih dahulu meminta sertifikat, oleh karena itu kami sarankan agar Pustekkom membuat program bimbingan teknis yang menyangkut dengan tupoksi PTP agar PTP bisa berkembang dimasa yang akan datang, terimakasih..

  1. ubijanto – BPMTPK

Setelah simposium 2017….. diharapkan ada wahana komunikasi untk menamung aspirasi dan pertanyaan teman2 PTP dlm melaksanakan tugasnya sesuai tusi institusi …..

  1. Ngatifudin Firdaus – Balai Tekkomdik DIY

Masukan untuk panitia : Pertanyaannya kan banyak dan pasti tidak terakomodir untuk dijawab langsung oleh narasumber, alangkah baiknya pertanyaannya diserahkan ke narasumber kemudian dijawab secara offline dan jawabannya di share ke semua peserta.

  1. Aritta Megadomani – PPPPTK IPA

Terima kasih atas penjelasannya, sangat menarik. Tetapi bagaimana sebaiknya peran Pustekkom dalam PKB PTP memberikan pelatihan media pembelajaran untuk para PTP?Dan apa tidak sebaiknya adanya bentuk kerjasama pustekkom dan p4tk dalam meningkatkan kualitas pendidikan pendidik dan tenaga kependidikan di Indonesia?Alangkah bagusnya jika membuat program kemitraan dgn P4TK /Lpmp dsb Terima kasih

  1. saripudin – UPI

model koordinasi yg efektif antar lembaga berpengaruh kuat tethadap pengembangan karir PTP,namun selama ini ada kesan sebaliknya sehingga seperti autopilot di masing2 lembaga.langkah kongkrit apa yg dapat pustekom lakukan untuk memperbaiki semua itu?

  1. Syafrizal,S.Sos.S.Pd – UNP PADANG

Unp padang bagaimana media bagus supaya siswa dpt mengikuti pembajaran yg bai

7. Margono – LPPM UNS

Langkah apa saja yg dilakukan oleh PUSTEKO. unt mensosialisasikan peran PTP ke PEMDA??

  1. Muzanip Alperi – LPMP Bengkulu

untuk memacu berkarya ada belum semacam hiba bersaing dalam bentuk dana dan atau fasilitas penunjang bagi PTP?

  1. Neneng Tsani – PPPPTK Bahasa

Mohon Pustekkom lebih sering melakukan kegiatan MoU dengan UPT (PPPPTK) di bawah Kemdikbud untuk membangun persamaan persepsi tentang memperbanyak konten edukasi sebagai bahan untuk menjadi guru dan pemelajar yang mandiri. trims

  1. Mi’radiyah – LPMP Sulawesi Selatan

Pustekkom memiliki banyak aplikasi pembelajaran untuk dipakai di sekolah. Bagaimana caranya jika kami PTP di luar Pustekkom ingin berpartisipasi dengan menambahkan matéri dalam bentuk multimedia atau hipermedia ke aplikasi tsb, misalnya di Rumah Belajar?

  1. Sunarto – BPMRPK KEMDIKBUD

Apakah ada divisi khusus di Pustekkom yang memfasilitasi pembinaan PTP? Gimana prosedurnya?

  1. Ady Saefudin – Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah

Terima kasih Pustekkom. Selama ini LPPKS telah mulai memanfaatkan LMS rumah belajar dalam peningkatan kompetensi kepala sekolah. hasil cukup memmuaskan dengan indikator peningkatan hasil pre test dan post test dan kepuasan peserta diklat. Namun masih ada yang perlu di benahi di LMS tersebut sesuai masukan peserta. Apakah pustekom ada keg perbaikan LMS rumah belajar?

  1. saripudin – UPI

Bagaimana meningkat pola koordinasi antara kemdikbud dengan kemenristek dikti terkait komitmen pembinaan karir ptp

  1. Nova Sulasmianti – LPMP BENGKULU

Apakah pustekkom bersedia melakukan bimbingan OL terhadap guru sebagai salah satu program saat kami melakukan pelatihan terhadap guru?

  1. Diana Sari Dj – LPMP LAMPUNG

Bagaimana ptp dapat mengenalkan dan mengajak guru guru untuk pemanfaatan rumah belajar? Krn dlm menggunakan rumah belajar hnya terbatas untuk guru. Dapatkah kami ptp mendapatkan user sebagai ptp sehingga dpt ikut berinovasi dalam rumah belajar?

  1. Hero Mega Surya – Bpmtpk

Pustekkom sebagai pembina adakah program pembinaan pengembangan profesional secara berkala dengan model pelatihan jaraj jauh terhadap fungsional ptp?

  1. deni teguh imam prayitno – PPPPTK Bisnis dan Pariwisata

banyak satker dilingkungan kemdikbud yang mengembangkan pembelajaran online dan learning management systemnya. sehingga membingungkan stakeholder pendidikan di daerah maupun guru tentang portal pembelajaran resmi kemdikbud. Bagaimana cara Pustekkom mengatasi hal ini.

  1. Arif BS – BPMRP Kemdikbud

Menurut Bp. DR. Ari Santoso, pada usia berapakah anak anak dikenalkan atau boleh memakai komputer?

  1. Dwi sumarwanto – Pus

Mantap, maju PTP!!

  1. Muzanip Alperi – LPMP Bengkulu

Apakah ada prioritas di pustekkom untuk mewadahi media pembelajaran bagi anak kebutuhan khusus, yang menjadi inspirasi bagi PTP untuk berkreasi?

  1. Afdeldi Putra. S.Pd. M. Pd – LPMP SUMATERA SELATAN

Berdasarkan geografis indonesia yang berbeda, bagaimana menurut bapak agar semua siswa kita bisa memanfaatkan IT dalam kegiatan pembelajaran

  1. Youlanda – LPMP Gorontalo

Bagaimana cara membangun content pembelajaran berbasis karakter ? Apakah ada pelatihan khusus terkait hal tersebut ?

  1. Bachriah Fatwa Dhini – Universitas Terbuka

Menurut bapak, model pembelajaran jarak jauh berbasis TIK seperti apakah yang cocok untuk para difable (Tuna Netra, Tuli…) ?

  1. Karno Nano – PPPPTK BISNIS DAN PARIWISATA

Saya tertarik dengan profesi PTP yang berkompeten (pola ini sudah digunakan di profesi Guru), terlihat ada grafik kompetensi…tapi saya belum melihat peta kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang PTP, bagaimana mekanisme uji kompetensinya, kemudian bagaimana model pengembangan keprofesian berkelanjutannya. Terimakasih

  1. hary tridayanto – PPPPTK PERTANIAN cianjur

Membangun Pendidikan Indonesia yang merata, berkeadilan, berkualitas berbasiskan kompetensi abad 21,seperti yang bapak jelaskan banyak sekali kendala, seperti Kompetensi Guru, Kompetensi PTP, dan Infrastruktur. Meskipun terdapat banyak sekali konten pembelajaran di Internet, sepertinya kesadaran dan kebiasaan bangsa kita untuk belajar masih kurang. Menurut Bapak, kapan kita dapat mewujudkan Pendidikn Indonesia yang merata, berkeadilan, berkualitas berbasiskan kompetensi abad 21 dapat dilaksanakan di Indonesia?

  1. Nova Sulasmianti – LPMP BENGKULU

Kami di LPMP ada program pendampingan thdp guru terkait pembelajaran, namun kami sebagai pembimbing masih butuh bantuan pustekkom untuk meningkatkan kompetensi dan kemampuan kami agar lebih PD membimbing guru. Mohon pustekkom melakukan program terkait hal ini

  1. SIYAMTA – P4TK BOE MALANG

Daftar Pengguna di Rumah Belajar hanya ada 3, yaitu Guru, Siswa dan Umum. Dimanakah posisi kami sebagai PTP, jika ingin bergabung pada rumah Belajar dan Bagaimana Prosedurnya? Terimakasih.

  1. Hemat Junedi, M.Kom – LPMP Kepulauan Riau

PUSTEKKOM seharusnya membuat piranti/perangkat lunak yang dapat mendevelop pembelajaran berbasis konten, hypermedia yang ramah bagi pengguna untuk mengcreate/dicreate dan dapat dieksekusi tidak hanya online namun dapat berjalan offline/by desktop (dapat dijalankan pada keadaan tanpa koneksi internet khusus daerah tertinggal dan update ketika sedang online) namun piranti/perangkat lunak ini sifatnya opensource yang bisa dikembangkan sesuai kebutuhan dan mengikuti perkembangan teknologi komunikasi, informasi dan komputer.

  1. Resti Budianti – BPMPK

Seperti yg disampaikan Bpk Mentri, Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) banyak yang belum tertangani dengan baik. Bpk juga menyampaikan sebaiknya lebih banyak membangun konten pembelajaran (termasuk utk ABK). Bagaimana membangun kesadaran orang tua yg memiliki ABK utk memanfaatkan TIK sbg media pembelajaran (bagian proses pendidikan bagi ABK)? Karena masih banyak org tua yg diamanahi ABK enggan memasukan anaknya ke sekolah formal. Terima kasih

  1. Gusyanti – PPPPTK Seni dan Budaya Yogyakarta

Model diklat seperti ap untuk peningktan pelaksana pendidikan yg mndukung pembljran berteknologi? (mengingat kenyataannya msih bnyak guru gaptek).

  1. Djarwoko – BPMTPK

Jika pembelajaran sepenuhnya dilakukan secara jarak jauh melalui teknologi jejaring internet. Apakah pembelajaran jarak jauh yg dilakukan sudah bisa diakui secara legal formal? Sudah adakah UU atau peraturan pemerintah yg mempayungi secara hukum baik legal ijazah maupun bukti mengajar bagi sertifikasi pengajar? Seberapa besar peran yg telah dilakukan pustekkom terkait legal formal pembelajaran jarak jauh secara penuh tersebut? Terima kasih.

  1. sapar – Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan dan Kebudayaan

Dengan adanya komputer sebagai piranti pembelajaran, bagaimana cara pendampingan terhadap anak dalam pemanfaatan komputer yang lebih edukatif dan mandiri serta bertanggung jawab

  1. Ikhsanuddin,M.Pd. – LPMP SUMSEL

Kondisi di lapangan saat ini aplikasi untuk penerapan kelas maya (digital class) sekolah masih menggunakan produk luar dengan kemudahan2nya, produk2 pustekom cukup banyak namun belum begitu dikenal di sekolah, misalnya rumah belajar. apa prgoram atau rencana kedepan dari Pustekkom untuk memaksimalkan PTP dalam “memasarkan” produk Pustekkom.

  1. santy arbi a mappe – lpmp sulawesi selatan

Dalam rangka meningkatkan kemampuan menciptakan konten2 pendidikan, kapan kiranya kami mendapatkan undangan untuk mengikuti pelatihan pembuatan konten pak? Terima kasih

  1. SIYAMTA – P4TK BOE MALANG

2 hari yang lalu saya bertugas di daerah BIMA (NTB), tepatnya di SMK N 2 BIMA dan juga pernah Survey ke SMK N 1 BIMA (SAPE). Salah satu koneksi yang digunakan adapah PSN, tetapi BW nya relatif kecil. Bagaimana solusinya agar Para Guru dan Siswa di Wilayah BIMA (Sape, Donggobolo dan sekitarnya), dapat mengakses Konten dengan mudah yang disediakan oleh “rumah belajar” PUSTEKKOM. Terimakasih atas jawabannya.

  1. Wahyu Purnomo – PPPPTK BOE Malang

Rumah Belajar sudah sangat bagus, mengapa tidak semua “dilepas” masih SEBAGIAN harus login ?? Mengapa tidak seperti academy khan yg Bapak contohkan dimana bisa diakses bebas, perlu login kalau ingin mengunggah materi atau berinteraksi??

  1. santy arbi a mappe – lpmp sulawesi selatan

Apakah kami boleh bermohon kiranya Pustekkom sebagai Instansi Pembina PTP dapat memberikan bantuan fasilitas infrastruktur pendukung di tiap instansi yang di binanya (contoh LPMP Sul Sel) yang terintegrasi langsung dengan Pustekkom agar kami para PTP dapat dengan mudah mengembangkan kompetensi sebagai PTP. Terima kasiih

  1. Hamzah Hippy,ST.MT – LPMP Gorontalo

Bapak Kapustekkom akses rumah belajar untuk virtual lab dibuka akses untuk guru tidak perlu login dan password karena banyak yang suka dan sangat bermanfaat bagi guru dalam mengajar dikelas

  1. Nursaidawaty Arsyad – Lpmp sulawesi selatan

Kondisi sekolah di daerah terpencil yang tidak ada listrik dan jaringan masih banyak terdapat di daerah, bagaimana peran pemerintah dan pustekkom dalam mendukung pembangunan pendidikan yang lebih baik di daerah tersebut

  1. Tri Haryatmo – LPPKS

Progam apa saja yang disediakan Pustekkom, selaku pembinan PTP bagi JF PTP dalam program pengembangan keprofesian berkelanjutan ?

  1. Abdul Hakim – Unm

Apa yg mesti dipersiapkan ptp dlm rancangan membangun karakter anak melalui teknologi

  1. cepi riyana – UPI

Bagaimana Pustekkom meposisikan Institusi Perguruan Tinggi terutama Prodi Teknologi Pendidikan dalam pembinaan PTP?

  1. Nofri Dodi – Universitas Andalas

Bisakah PUSTEKOM selaku instansi pembina menganggarkan biaya untuk penelitian di bidang pembelajaran yang akan dilakukan PTP. dan mampukah pustekom utk bisa menganggarkan dana utk memberikan bantuan biaya studi lanjut JF PTP ( ngarep.com) ????

  1. Yulia isratul aini – LPMP BENGKULU

Adakan bimtek tentang model2 dan pembuatan media pmblajaran untuk pendidikan berkebutuhan khusus pak krn rasanya banyak ptp ini latar belakangnya bervariasi, mungkin yg punya latar pendikan khusus masih sedikit.

  1. Rusva R,S.Kom.,M.Pd – LPMP DKI JAKARTA

Klu bpk blg pelatihan tdk hanya dengan fisik, tetapi bisa dgn online. Tetapi knapa kami mengikuti pelatihan pembelajaran sistem online dari seamolec tidak diakui perhitungan aknya.

  1. Ikhsanuddin,M.Pd. – LPMP SUMSEL

Kami PTP akan berusaha untuk mempelajari kebutuhan / sistem model pembelaajaran bagi siswa berkebutuhan khusus. bersamaan dengan itu Strategi / program apa yang dipersiapkan oleh Pustekkom sebagai instansi pembina PTP untuk memaksimalkan peran PTP dalam pengembangan model pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus.

  1. Nova Sulasmianti – LPMP BENGKULU

Terkait keterbatasan PTP dalam membuat media pembelajaran yang menarik dan berbasis IT, mohon Pustekkom melakukan pelatihan OL yang terkait hal tersebut

  1. Yulian Ady Kristanto – Balai Tekkomdik Dinas Dikpora DIY

Berdasarkan paparan Bpk Ari pd simposium tahun 2016 yg lalu ada 70 orang calon PTP (data per Februari 2016). Pertanyaannya kapan kah akan ada Diklat (Awal/Dasar) JF PTP bagi kami yg sama sekali blm mengikuti diklat tsb? dan Bagaimana peran Pustekkom utk membina Calon PTP/PTP yg berada dibawah dinas pendidikan provinsi spt kami yg berasal dari Balai Tekkomdik Dinas Dikpora DIY (yg di anak tirikan)? terima kasih

  1. Suharjito – PPPPTK SENI BUDAYAYOGYAKARTA

Belajar Seni dengan teknologi. itu yg sedang coba saya kembangkan. pertanyan saya. Media pembelajaran apa yang paling efektif untuk mengembangkan media pembelajaran seni terutama belajar praktek dan apresiasi seni?

  1. Diah Haerani – Dinas Pendidikan Kota Depok

Umumnya Dinas Pendidikan tingkat kota/kabupaten belum serius mengoptimalkan peran PTP karena sering terjadi perubahan pejabat2nya. Adakah program dari pustekkom yg melibatkan dinas2 tsb dalam hal pengembangan PTP yg terikat dalam suatu MoU sehingga mengikat perkembangan PTP pada tingkat kota/kabupaten? Sehingga perkembangan PTP merupakan tanggung jawab bersama mengingat pentingnya hal tsb dalam meningkatkan kompetensi siswa maupun guru melalui proses pembelajaran

  1. Cecilia Yuliana – LPMP Lampung

Bagaimana pustekom sebagai instansi pembina melakukan pembinaan terhadap fungsional ptp yang lama tidak naik pangkat. Adakah pemetaan yg dilakukan pustekom sehingga mengetahui kelemahan ptp tersebut dan membantu meningkatkan kualifikasinya. Terimakasih

  1. Nurhikmah H – Universitas Negeri Makassar
  2. “Sekolah tidak musti ke sekolah”, bagaimana dari aspek humanisnya bapak? 2. PUSTEKKOM sebagai instansi pembina PTP, bagaimana bentuk kerjasamanya dengan perguruan tinggi dan apa peran perguruan tinggi yang memiliki prodi TP?
  3. Nanang Basir Umkabu, S.T. – LPMP Papua Barat

Pemerintah konsern terhadap pemerataan pembangunan terutama di bidang pendidikan. Bagaimana pustekom melihat dan mendekatkan teknologi kepada mereka yg masih jauh infrastruktur teknologi TIK seperti daerah2 yg masih 3T seperti di tempat kami di Papua/papua Barat?. Apa saja yg dibutuhkan dan dipersiapkan?

  1. Dr. Arnidah, M.Si – Universitas Negeri Makassar

Apa peran LPTK khususnya Program Studi Teknologi Pendidikan dlm mengoptimalkan peran PUSTEKKOM sbg instansi pembina PTP?

  1. Manikowati – BPMPK

Bagaimana upaya kita untuk memfasilitasi atau mempersiapkan infrastruktur untuk pembelajaran guna menerapkan pembelajaran berbasis TIK, Bapak?

  1. Bachtiar S. Bachri – Universitas Negeri Surabaya

Model pembelajaran sangat dinamis, banyak faktor yang mempengaruhi penentuannya, salah satu diantaranya adalah media. Perlu penguatan positioning apakah media sebagai tools atau media sebagai tujuan. Bagaimana Pustekkom meletakkan positioning tsb?? Terima kasih, sukses selalu untuk PTP.

  1. Dr. Hadiyanto, M.Ed. – Universitas Negeri Padang

Sudah adakah sampel-sampel pembelajara inklusi yg diciptakan Pustekom? Pelatihan2 apa yg sdh dilakukan Pustekom untk mndukung inovasi pembelajaran bg anak berkenutuhan khusus?

  1. Taufiq Rahman, M.Pd – LPMP BANTEN

1). Peran pustekkom sebagai instansi pembina PTP 5 (lima) tahun ke depan akan seperti apa? 2). Bentuk pembinaan apa saja yg telah dirancang dalam 5 thun kedepan bagi PTP?. 3). Kami merasa pembinaan yg dilakukan oleh pustekkom masih kurang, Tolong buat kegiatan pembinaan PTP sesering mungkin?.

  1. Gusyanti – PPPPTK Seni dan Budaya Yogyakarta

Bagaimana mwnyisipkan konten karakter dalam model pembelajaran inovatif. Sementara karakter butuh keteladanan dan implementatif??

  1. Trina Kartika Asih – PPPPTKIPA

Apa langkah awal sebelum kita membuat konten atau media pembelajaran untuk ABK (Anak Berkebutuhan Khusus)? apakah membuat MOU dengan lembaga yang menangani ABK?

  1. Rusva R,S.Kom.,M.Pd – LPMP DKI JAKARTA

Model pembelajaran apa yang cocok untuk anak yg berkebutuhan khusus.

  1. Anton Kartiwa – PPPPTK Pertanian

Bagaimana peran Pustekkom dalam mendukung riset yang akan dilakukan rekan-rekan PTP ?

  1. Ngatifudin Firdaus – Balai Tekkomdik DIY

Pembinaan PTP pd Instansi vertikal seperti P4TK, LPMP, dan juga Balai Pengembangan media mungkin sudah cukup jelas, namun utk PTP yg berada di bawah dinas Provinsi proses pembinaannya msh belum terasa, pemerintah daerah terkesan acuh, Pertanyaannya : bagaimana pembinaan dr Pustekkom utk PTP yang berada di bawah dinas provinsi?

  1. Sukmawalia – LPMP Sulawesi Tengah

Bagaimana langkah-langkah efektif dalam membuat media yang menarik pada setiap TEMA yang ada pada pelajaran di Sekolah Dasar?

  1. Afdeldi Putra. S.Pd. M. Pd – LPMP SUMATERA SELATAN

Bagaimana usaha yang di lakukan pustekkom untuk lebih banyak lagi merekrut PTP sebagai fungsional yang bergengsi di lingkungan kemendikbud…….harapan kami, semoga jab fung ptp ke depan lebih banyak dan lebih di kenal oleh insan pendidikan di indonesia,,terima kasih

  1. Hamzah Hippy,ST.MT – LPMP Gorontalo

Bagaimana melakukan bimbingan/konsultasi untuk anak inklusi/Anak berkebutuhan khusus dalam pembuatan video pembelajaran untuk mereka untuk jenjang SD dan SMP

  1. Nova Sulasmianti – LPMP BENGKULU

Apakah pustekkom akan melakukan bimtek/pelatihan terhadap PTP terkait pembuatan media yang dapat digunakan bagi pembelajaran inklusi?

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Skip to toolbar